Implementasi Akuntansi Berbasis Akrual Pada Pemerintah Daerah (Studi Kasus Pada DPKAD Kabupaten Sleman Yogyakarta)
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta mengamati secara mendalam tentang pelaksanaan pengimplementasian akuntansi berbasis akrual pada DPKAD Kabupaten Sleman Yogyakarta. Metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif guna memperoleh gambar yang jelas dan mendalam mengenai permasalahan yang diteliti sehingga dapat menghasilkan informasi yang bermakna untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dalam pengimplementasian akuntansi berbasis akrual pada DPKAD Kabupaten Sleman Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan kajian literatur, wawancara tidak terstruktur yang dikaitkan dengan dokumen dan observasi non-partisipatif. Teknik analisa data menggunakan metode Miles dan Huberman dengan peneliti sebagai instrumen analisa utama. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan cara meningkatkan ketekunan, melakukan triangulasi teknik dan sumber, serta melakukan audit terhadap keseluruhan proses penelitian. Hasil penelitian menujukkan bahwa DPKAD Kabupaten Sleman telah menerapkan sistem akuntansi berbasis akrual sesuai dengan amanat yang telah tertuang dari PP Nomor 71 Tahun 2010. Namun, didalam menjalankan basis akrual ini, DPKAD Kabupaten Sleman juga menghadapi beberapa kendala yaitu kendala dari sumber daya manusia, komitmen organisasi, IT (Teknologi Informasi) dalam membangun sistem akuntansi, serta regulasi terkait akuntansi berbasis akrual. Sedangkan terkait akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah yang dijalankan oleh DPKAD Kabupaten Sleman secara umum sudah sesuai dengan amanat Undang-Undang namun pihak DPKAD Kabupaten Sleman masih memandang bahwa proses akuntabilitas yang dijalankan hanya sebagai bentuk akuntabilitas politik. Untuk usulan perbaikan dari hambatan yang dihadapi oleh DPKAD Kabupaten Sleman dalam menjalankan sistem akuntansi berbasis akrual sehingga dapat meningkatkan sistem akuntansi berbasis akrual yang lebih baik lagi kedepannya yaitu dengan cara peningkatan kompetensi SDM, perekrutan SDM yang berkualitas, membangun komitmen di lingkungan internal maupun eksternal, melakukan pemberian punishment dan reward yang sesuai dengan peraturan yang berlaku, membentuk bidang khusus didalam pengembangan sistem akuntansi yaitu bidang IT, keikutsertaan setiap instansi pengelolaan keuangan daerah dalam membuat regulasi mengenai pengelolaan keuangan daerah. Kata Kunci: akuntansi berbasis akrual, SDM, sistem informasi, regulasi, komitmen