<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh U-turn Pada Lengan Barat Terhadap Biaya Kerugian Bahan Bakar Minyak Akibat Kemacetan di Simpang Empat UPN Sleman Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Simpang Empat APILL UPN Sleman Yogyakarta merupakan salah satu simpul lalu lintas perkotaan dengan intensitas pergerakan kendaraan yang tinggi, khususnya pada jam puncak. Keberadaan fasilitas putar balik (U-turn) pada lengan barat di satu sisi mendukung aksesibilitas, namun di sisi lain berpotensi menurunkan kinerja simpang akibat meningkatnya konflik lalu lintas. Kondisi tersebut memicu peningkatan tundaan dan antrean kendaraan yang berdampak pada bertambahnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) serta menimbulkan kerugian ekonomi bagi pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang pada kondisi eksisting, mengevaluasi pengaruh U-turn lengan barat terhadap kinerja lalu lintas, serta menghitung biaya kerugian konsumsi BBM akibat kemacetan. Analisis kinerja simpang dilakukan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan pemodelan lalu lintas mikroskopik dengan perangkat lunak PTV Vissim. Data primer diperoleh dari survei volume lalu lintas pada jam puncak yang dikonversi ke dalam satuan mobil penumpang. Estimasi kerugian konsumsi BBM akibat tundaan lalu lintas dihitung menggunakan metode LAPI-ITB dan Lamsal (ATIS-India). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting, simpang APILL UPN memiliki tundaan rata-rata sebesar 293,661 detik/kendaraan dengan derajat kejenuhan rata-rata sebesar 1,24, yang menunjukkan tingkat pelayanan (LOS) F. Pada fasilitas U-turn lengan barat, diperoleh derajat kejenuhan sebesar 1,10 dengan tundaan 71,29 detik/kendaraan, sehingga berkontribusi terhadap memburuknya kinerja simpang. Kondisi eksisting tersebut menimbulkan kerugian konsumsi BBM sebesar Rp 4.008.539 dengan LAPI-ITB dan Rp 3.861.029 Lamsal. Penerapan alternatif 3 mampu menurunkan tundaan dan kerugian BBM, meskipun tingkat pelayanan simpang masih berada pada kategori F.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By