Strategi Komunikasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dalam Pencegahan Stunting
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Fenomena stunting merupakan kondisi di mana pertumbuhan anak tidak sesuai dengan usia
mereka, yang ditandai dengan tinggi badan yang tidak memenuhi standar perkembangan anak yang
sehat, biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang memadai. Pada tahun 2019,
Kabupaten Kampar tercatat sebagai salah satu kabupaten dengan angka stunting yang cukup tinggi.
Namun, seiring berjalannya waktu, terdapat penurunan signifikan dalam angka stunting di wilayah
tersebut. Keberhasilan penurunan angka stunting ini tidak terlepas dari humas sebagai penyalur
informasi yang memiliki peran komunikasi kesehatan untuk memastikan penyampaian informasi
yang jelas dan tepat kepada public .
Dalam konteks instansi pemerintahan, strategi komunikasi yang dilakukan humas sebagai
penghubung antara pemerintah dengan masyarakat dapat membantu dalam menyampaikan
informasi yang relevan. Dengan adanya strategi komunikasi yang baik, instansi pemerintah dapat
lebih efektif dalam mengedukasi masyarakat sehingga dapat berkontribusi pada penurunan angka
stunting. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan strategi komunikasi kesehatan yang
dilakukan humas Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dalam pencegahan stunting. Metode yang
digunakan yaitu pendekatan penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan data dari hasil
wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian yaitu strategi komunikasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar
menggunakan model sostac meluputi analisis situasi, menentukan pesan dan tujuan, menentukan
focus sasaran, menentukan media, memilih komunikator/juru bicara dan melakukan evaluasi.
Selain itu Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menerapkan kegiatan kehumasannya melalui
Bauran Public relation antara lain Publication (Publikasi), Event (Program acara), News (Berita),
Community Involvement (Kepedulian pada komunitas), Inform or image (Pemberitahuan
pencapaian), Lobbying and negotiation (Melobi dan negosiasi), Social Responsibilty (Tanggung
jawab sosial).