Konstruksi Sosial Siswa dalam Tradisi Sholat Dhuha sebagai Upaya Pembentukan Pendidikan Nilai Agama Islam di MTs YAPI Pakem
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Beberapa pandangan bahwa pembelajaran yang digunakan tidak hanya materi, melainkan menggunakan berbagai media seperti media interaktif dan praktik. Karena adanya perubahan dari kebiasaan menuju kebiasaan yang lain, sehingga dalam proses pelaksanaanya tentu saja akan ada penerimaan dan penolakan bagi para siswanya,dimana mereka yang baru memasuki lembaga terpaksa melakukan kegiatan shalat dhuha karena peraturan yang ada di lingkungan tersebut. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dimana pada pelaksanaannya menggunakan cara wawancara mendalam, observasi, dokumentasi dan menggali berbagai sumber yang relevan baik dari buku, jurnal maupun artikel-artikel yang relevan serta menggunakan analisis teori konstruksi sosial milik Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontsruksi sosial tradisi pelaksanaan shalat dhuha berjamaah di Mts YAPI Pakem, Sleman Yogyakarta. Hasil penelitian ini adalah sebuah fakta realita sosial terkait pelaksaan shalat dhuha berjamaah yang mempengaruhi proses pembelajaran PAI di MTs YAPI Pakem. Proses pelaksanaan shalat dhuha berjamaah menimbulkan dialektika konstruksi sosial berupa proses eksternalisasi adaptasi individu terhadap pembiasaan pelaksanaan dengan cara mengajak secara terus menerus, objektivikasi yakni penerimaan terhadap sesuatu yang sudah ditetapkan lembaga dimana para siswa yang tidak mengenal pembiasaan secara bertahap mulai memahami dan mengikutinya bahkan terjadi internalisasi yang berarti pelekatan atau menjadi kebutuhan bagi para siswa dalam penerapan mata pembelajaran dan pembiasaan ibadah.