Analisis Emisi Gas Rumah Kaca dari Sektor Transportasi Umum di Terminal Giwangan
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Analisis menyeluruh mengenai Emisi Gas Rumah Kaca dari penggunaan BBM di
Terminal Giwangan Yogyakarta ini dilaksanakan dengan maksud memberikan dan
pemahaman mendalam tentang dampak lingkungan yang diakibatkan oleh
penggunaan BBM di area Terminal Giwangan Yogyakarta. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk menganalisis Emisi Gas Rumah Kaca CO2-eq dan temuan ini
diharapkan dapat mendukung perumusan kebijakan berkelanjutan untuk
mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca dalam operasional transportasi umum.Pada
metode perhitungan jumlah karbon menggunakan Peraturan Menteri Lingkungan
Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia NO 73 Tahun 2017 tentang Inventaris
Gas Rumah Kaca Nasional dengan meggunakan standar IPCC (Intergorvenmental
Panel on Climate Change).Berdasarkan hasil perhitungan yang sudah dilakukan
terdapat fluktuasi yang terjadi dari tahun ke tahun pada tahun 2021 total emisi CO2-
eq yang dihasilkan tercatat sebesar 6,564.33 ton/CO2-eq, kemudian meningkat
menjadi 8,388.25 ton/CO2-eq di tahun 2022, dan 8,667.17 ton/CO2-eq di tahun
2023kesimpulan penelitian yang diperoleh berdasarkan tujuan dari peelitian kali ini
yang sudah didapatkan yaitu Emisi Emisi gas rumah kaca yang berasal dari Sektor
Transportasi di Terminal Giwangan adalah sebesar 294.7 ton CO2eq/bulan atau
menghasilkan 2,669.4 ton CO2eq/tahun,kemudian total kontribusi dari sektor
transportasi umum dalam menghasilkan Emisi gas rumah kaca di Terminal
Giwangan yaitu dengan persentase Bus AKAP 59%, kemudian diikuti oleh Bus
Perkotaan dengan persentase 32%, dan Bus AKDP 9%.