<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Permintaan Wisata Di Kabupaten Sleman Tahun 2000-2009

dc.Identifier.NIM07313027
dc.contributor.advisorAwan Setya Dewanta,Drs.,M.E.P.
dc.contributor.authorDanto Ismanto
dc.date.accessioned2022-03-07T04:50:37Z
dc.date.available2022-03-07T04:50:37Z
dc.date.issued2012
dc.description.abstractDalam tugas akhir ini penulis membahas tentang Analisis Permintaan Wisata Di Kabupaten Sleman Tahun 2000-2009. Dalam hal ini pembahasan ini akan membuktikan seberapa pengaruh faktor-faktor seperti pendapatan nasional, inflasi Kabupaten Sleman, dan jumlah tamu menginap di hotel berbintang terhadap permintaan jumlah pengunjung pariwisata di Kabupaten Sleman. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi D.I Yogyakarta dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendapatan perkapita nasional, inflasi Kabupaten Sleman, dan jumlah tamu menginap di hotel berbintang dalam kurun waktu 10 tahun yaitu tahun 2000-2009. Untuk membuktikan seberapa besar pengaruh variabel independen tersebut terhadap permintaan wisata di Kabupaten Sleman. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda dengan jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman sebagai variabel dependen dan tiga variabel independen yaitu variabel pendapatan perkapita nasional (Rp), variabel inflasi Kabupaten Sleman (persen), variabel jumlah tamu menginap di hotel berbintang (orang). Setelah dilakukan uji penyimpangan asumsi klasik, hasilnya menunjukkan data berdistribusi normal dan tidak diperoleh suatu penyimpangan. Berdasarkan hasil perhitungan SPSS 17.0 diperoleh nilai F hitung sebesar 10,078 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,009. Dengan mengunakan tingkat signifikansi 0,05 diperoleh nilai F tabel sebesar 4,74, maka F hitung (10,078) > F tabel (4,74). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel independen yaitu pendapatan perkapita nasional, inflasi Kabupaten Sleman, dan jumlah tamu menginap di hotel berbintang secara bersama-sama berpengaruh terhadap jumlah pengunjung pariwisata. Dari ketiga variabel tersebut yang paling dominan pengaruhnya terhadap jumlah pengunjung pariwisata adalah jumlah tamu menginap dihotel berbintang. Dengan nilai t-hitung sebesar 2.206 dan probabilitas signifikasi sebesar 0.070. Kata Kunci : Kabupaten Sleman, Pariwisata, Jumlah Pengunjung Pariwisataen_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/36437
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKabupaten Sleman, Pariwisata, Jumlah Pengunjung Pariwisataen_US
dc.titleAnalisis Permintaan Wisata Di Kabupaten Sleman Tahun 2000-2009en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
07313027 Danto Ismanto.pdf
Size:
6.69 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections