<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Harga Diri Remaja Ditinjau dari Dukungan Sosial Orangtua dan Prestasi Belajar pada Siswa SMU

dc.Identifier.NIM99320217
dc.contributor.advisorBagus Riyono
dc.contributor.advisorRetno Kumulohadi
dc.contributor.authorTenny Irnovian
dc.date.accessioned2020-11-12T05:39:31Z
dc.date.available2020-11-12T05:39:31Z
dc.date.issued2004
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara harga diri dengan dukungan sosial orangtua dan prestasi belajar. Hipotesis yang diajukan ada dua yaitu hipotesis mayor dan hipotesis minor. Hipotesis mayor yaitu ada hubungan positif antara dukungan sosial orang tua dan prestasi belajar secara bersama-sama dengan harga diri, sedangkan hipotesis minor yaitu ada hubungan positif antara dukungan sosial dengan harga diri. Subjek penelitian adalah siswa-siswi kelas II SMU Negeri 1 Klaten, sampel dalam penelitian ini adalah 84 orang. Alat pengumpul data yang dipakai adalah Skala Harga Diri, Skala Dukungan Sosial dan Nilai rata-rata raport. Adapun skala yang digunakan adalah hasil modifikasi skala Harga diri dari Saraswati (1999) yang telah digunakan sebelumnya, dikemukakan oleh Coopersmith (1967), Skala dukungan sosial mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Cobb, dkk( Lusiawati, 1997) dan Nilai rata- rata raport siswa yang diperoleh dari wali kelas. Data yang diperoleh menggunakan Analisis regresi. Korelasi antara variabel dukungan sosial dan prestasi belajar dengan harga diri (R = 0.669; p < 0.01). Hal ini menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan sosial, prestasi belajar dengan harga diri. Koefisien korelasi dukungan sosial terhadap harga diri dengan mengontrol prestasi belajar (r=0.493; p < 0.01), artinya bahwa semakin tinggi dukungan sosial, maka akan semakin tinggi harga diri, begitu juga sebaliknya semakin rendah dukungan sosial yang diberikan, maka akan semakin rendah harga" diri. Koefisien korelasi prestasi belajar terhadap harga diri dengan mengontrol dukungan sosial (r=0.259; p< 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi prestasi belajar, maka akan semakin tinggi harga diri siswa, begitu juga sebaliknya, bila semakin rendah prestasi belajar, maka harga diri juga akan semakin rendah.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/25102
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHarga Dirien_US
dc.subjectDukungan Sosialen_US
dc.subjectPrestasi Belajaren_US
dc.titleHarga Diri Remaja Ditinjau dari Dukungan Sosial Orangtua dan Prestasi Belajar pada Siswa SMUen_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections