<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pemanfaatan Limbah Spent Catalyst dari Residue Catalitic Cracking (RCC) Unit 15 Pertamina UP VI Balongan Sebagai Filler pada Paving Blok

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Spent catalyst Pertamina UP VI termasuk limbah B3, sehingga perlu pengolahan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat immobilisasi logam berat pada paving blok. juga dapat diketahui kuat tekan dan daya serap air paving blok. Metode pengolahan yang digunakan adalah solidifikasi limbah spent catalyst. Proses ini menggunakan variasi konsentrasi 0%, 16%, 23% dan 28%. Dan dicetak dengan ukuran 20x10x8cm, kemudian didiamkan selama 28 hari, benda uji dilakukan uji kuat desak, uji serap air, uji lindi dengan metode TCLP dan nilai produksi. Dari kegiatan penelitian ini, diperoleh nilai kuat tekan terendah sebesar 231,165 kg/cm², termasuk mutu kuat tekan B yakni untuk lapangan parkir dengan nilai minimum 170 kg/cm², daya serap air tertinggi 15,18% pada penambahan limbah 28% sedangkan perlindian logam berat Cr 0,239 mg/l, Zn 0,586 mg/l, Pb 0,679 mg/l, Cu 0,149 mg/l dan Ni 1.21 mg/l.Hasil ini masih dibawah standar TCLP, yaitu untuk Cr 5 mg/l, Zn 50 mg/l, Pb 5 mg/l, Cu 10 mg/l dan Ni 11 mg/l, Diperoleh biaya produksi paving blok Rp.18.000/m² pada penambahan limbah 28%. Lebih murah jika dibandingkan harga di pasaran seharga Rp.28.000/m². Dari hasil ini menunjukkan bahwa limbah spent catalyst dari UP VI Balongan layak dari aspek teknis, kesehatan lingkungan dan lebih ekonomis. Kata Kunci : Spentcatalyst, immobilisasi, logam berat, kuat desak, serap air, lindi, biaya produksi.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By