DILEMA STUDENTPRENEUR DALAM MENJALANI DUAL FUNCTION (Studi Kasus Mahasiswa Aktif yang Menjadi Wirausaha di Yogyakarta)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan mahasiswa memilih untuk menjalani dual function sebagai studentpreneur dan untuk mengetahui cara mahasiswa menjalani dual function sebagai studentpreneur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan tiga orang studentpreneur sebagai narasumber utama. Uji keabsahan data dengan uji kredibilitas dan uji transferability. Metode pengujian data menggunakan triangulasi sedangkan metode analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan beberapa hal sebagai berikut: (1) Alasan yang memotivasi mahasiswa untuk menjalani dual function sebagai studentpreneur yaitu kebutuhan material, keinginan untuk menjadi mandiri, keinginan untuk menciptakan suatu hal, peluang dan mengembangkan kemampuan personal. (2) Terdapat beberapa cara dalam menjalani dual function sebagai studentpreneur. Cara dalam mendapatkan modal bisnis yaitu menjual aset pribadi, menjadi pekerja lepas, bisnis patungan, dan menggunakan portofolio bisnis. Cara dalam memanajemen waktu adalah membuat timeline kegiatan kuliah dan bisnis dan membuat skala prioritas, mengurangi atau tidak mengikuti kegiatan organisasi dan kepanitiaan, mengorbankan waktu bersosialisasi dengan teman namun bersosialisasi dengan rekan bisnis. Untuk mengembangkan keterampilan dan wawasan bisnis studentpreneur mengkolaborasikan kuliah dengan bisnis serta memanfaatkan media internet, kursus, workshop, sharing, dan bekerja part-time. Studentpreneur membentuk tim untuk meringankan beban dan memperkuat bisnis. Kemudian cara yang diterapkan dalam stress management yaitu sharing dengan rekan bisnis atau orang terdekat, melihat kisah pebisnis lain dalam meraih kesuksesan, memiliki kepercayaan diri yang baik, serta memiliki kesiapan dan kemampuan untuk mengahadapi risiko dan ketidakpastian.