<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Pondasi Cakar Ayam pada Tanah Lunak untuk Runway Pelabuhan Udara

Abstract

Letak geografis menyebabkan Indonesia mempunyai kondisi tanah yang unik. Keunikan tanah Indonesia membutuhkan suatu metode pondasi yang cocok. Cakar Ayam sebagai metode pondasi yang relevan dengan kondisi tanah yang relatif lunak, Metode pondasi Cakar Ayam ditemukan oleh Prof. Dr. Ir. Sedijatmo pada tahun 1961. Metode pondasi Cakar Ayam pada dasarnya merupakan suatu teknik pondasi yang terdiri dari pelat dan sumuran yang menyatu secara monolit. Pada analisis menggunakan data tanah lunak yaitu kuat dukung tanah ijin sebesar 0,25 kg/cm², berat volume tanah sebesar 1,5782 gr/cm³ sedangkan kohesi tanah sebesar 0,08 kg/cm² dan sudut geser dalam tanah 8°. Untuk struktur pondasinya digunakan tebal pelat 20 cm, tebal pipa 10 cm dengan diameter pipa 120 cm dan panjang 240 cm sedangkan jarak antar sumbu pipa 250 cm. Metode pondasi ini diaplikasikan untuk "runway" pelabuhan udara, dengan menggunakan beban pesawat B-747 B. Dari data tersebut kemudian diadakan analisis terhadap dua pokok masalah yaitu stabilitas eksternal dan stabilitas internal. Dari hasil analisis dapat diketahui besarnya momen akibat tekanan tanah pasif sebesar 9,7205 .10^10 kg.cm dan besarnya momen akibat beban eksternal 9,500 .10^10 kg.cm sedangkan kuat dukung tanah sebesar 0,0801 kg/cm², dengan demikian tanah mampu menahan/memikul beban-beban yang ada. Untuk penulangan pelat digunakan tulangan berdiameter 12 mm.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By