Pra Rancangan Pabrik Pentaeritritol Dari Asetaldehida Dan Formaldehida Dengan Natrium Hidroksida Sebagai Media Alkali Dengan Kapasitas 20.000 Ton/Tahun
| dc.Identifier.NIM | 16521014 | |
| dc.Identifier.NIM | 16521028 | |
| dc.contributor.advisor | Ir. Sukirman, M.M. | |
| dc.contributor.advisor | Nur Indah Fajar Mukti, S.T., M.Eng. | |
| dc.contributor.author | SATYA NUGRAHA | |
| dc.contributor.author | RIFQI ADRIAN | |
| dc.date.accessioned | 2021-11-22T03:12:06Z | |
| dc.date.available | 2021-11-22T03:12:06Z | |
| dc.date.issued | 2021-04-22 | |
| dc.description.abstract | Pada saat ini bahan baku pentaeritritol digunakan sebagai pembuatan surface coating dan sebagai bahan baku cat dengan keunggulan seperti kecepatan pengeringan, mempunyai daya tahan yang baik dan tahan terhadap air dan alkali. Selain itu, pentaeritritol juga dipergunakan dalam berbagai produksi seperti pernis, tinta cetak dan bahan perekat lainnya. Pabrik direncanakan didirikan di kawasan industri Surabaya. Pabrik pentaeritritol dari asetaldehida, formaldehida dan natrium hidroksida sebagai media alkali dirancang dengan kapasitas 20.000 ton/tahun. Pabrik beroperasi secara kontinyu selama 330 hari / tahun. Proses pembuatan pentaeritritol dilakukan dalam Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB). Demi menunjang proses produksi, maka didirikan unit pendukung yaitu unit penyediaan air pendingin sebesar 115.139,353 kg/jam, listrik yang diperlukan sebesar 268,860 KW. Bahan bakar yang dibutuhkan sebesar 176,288 L/jam serta laboratorium. Dari analisa ekonomi yang dilakukan terhadap pabrik ini dibutuhkan modal tetap Rp 206.967.607.859 dan modal kerja Rp 555.401.537.076. Keuntungan sebelum pajak sebesar Rp 51.060.734.457 per tahun, setelah dipotong pajak 50 % keuntungan mencapai Rp 25.530.367.229 per tahun. Analisis kelayakan ini memberikan hasil bahwa Percent return On Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 24,67% dan setelah pajak sebesar 12,34%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak sebesar 3 tahun sedangkan setelah pajak sebesar 4,69 tahun. Break Event Point (BEP) sebesar 46,91% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 30,55%. Berdasarkan data – data di atas maka pabrik pentaeritritol dari asetaldehida, formaldehida dan natrium hidroksida sebagai media alkali perlu dipertimbangkan untuk dikaji lebih lanjut. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/34527 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Pentaeritritol | en_US |
| dc.subject | Asetaldehida | en_US |
| dc.subject | Formaldehida | en_US |
| dc.subject | RATB | en_US |
| dc.title | Pra Rancangan Pabrik Pentaeritritol Dari Asetaldehida Dan Formaldehida Dengan Natrium Hidroksida Sebagai Media Alkali Dengan Kapasitas 20.000 Ton/Tahun | en_US |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- 16521014 Satya Nugraha & 16521028 Rifqi Adrian.pdf
- Size:
- 4.08 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: