Evaluasi Tarif dan Pelayanan Bus Trans Jogja, Studi Kasus: Trayek 14 Bandara Adisucipto – Pakem
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Transportasi umum yang efisien dan terjangkau sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan seperti Yogyakarta. Trans Jogja sebagai sistem angkutan massal perlu dievaluasi dari segi tarif dan pelayanan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tarif dan kualitas pelayanan Bus Trans Jogja pada Trayek 14 (Adisutjipto – Pakem). Evaluasi tarif dilakukan menggunakan pendekatan Ability to Pay (ATP), Willingness to Pay (WTP), dan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Selain itu, kualitas pelayanan dianalisis menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 100 responden penumpang Trans Jogja rute 14. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Selain itu, dilakukan pula wawancara dengan pihak terkait dan analisis biaya operasional kendaraan (BOK) berdasarkan SK.687/AJ.206/DRJD/2002 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tarif berdasarkan BOK adalah sebesar Rp10.581,79, sementara nilai tarif berdasarkan ATP sebesar Rp.9.284,32 untuk penumpang umum dan Rp5.150,88 untuk penumpang kategori pelajar dan mahasiswa. Tarif berdasarkan WTP sebesar Rp3.621,90 untuk penumpang umum dan Rp2.795,48 untuk penumpang kategori pelajar dan mahasiswa. Kondisi ini dapat disebut dengan Choiced Riders, Dimana penumpang memiliki kemampuan membayar yang tinggi, namun tingkat kesediaannya untuk membayar layanan transportasi umum tetap rendah. Analisis IPA menunjukkan tujuh atribut pelayanan berada pada kuadran prioritas perbaikan, seperti aksesibilitas dan ketepatan waktu. Meskipun layanan Trans Jogja Trayek 14 tergolong cukup memadai, terdapat beberapa aspek penting yang masih perlu ditingkatkan agar lebih sesuai dengan harapan dan kebutuhan pengguna.