Komunikasi Pemberdayaan Teman Disabilitas Cupable Coffee
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Keberadaan penyandang disabilitas sering dianggap sebagai kelompok yang lemah dan tidak berdaya, sehingga sering mengalami diskriminasi di berbagai aspek kehidupan. Cupable Coffee hadir sebagai salah satu bentuk usaha sosial yang bertujuan untuk memberdayakan penyandang disabilitas melalui pelatihan barista. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemberdayaan penyandang disabilitas di Cupable Coffee serta mengidentifikasi faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu informan internal (barista penyandang disabilitas) dan informan eksternal (pengelola Cupable Coffee). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemberdayaan dilakukan melalui berbagai pelatihan, termasuk keterampilan barista, penggunaan media sosial, dan pemasaran. Cupable Coffee juga memperoleh dukungan dari berbagai pihak dalam bentuk permodalan, fasilitas, serta pelatihan dari organisasi sosial, lembaga pendidikan, dan pemerintah. Hambatan utama dalam pemberdayaan ini meliputi keterbatasan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, stigma sosial, serta keterbatasan dalam pemasaran produk mereka di pasar yang lebih luas.