Optimalisasi Pelaksanaan Proyek Dengan Metode CPM Dan PERT (Studi kasus Pembangunan Tanggul Bronjong di DAS Opak)
| dc.Identifier.NIM | 05522137 | |
| dc.contributor.advisor | Drs. HR. Abdul Jalal, MM | |
| dc.contributor.author | Ferry Eka Kus | |
| dc.date.accessioned | 2021-11-25T00:50:00Z | |
| dc.date.available | 2021-11-25T00:50:00Z | |
| dc.date.issued | 2011 | |
| dc.description.abstract | Pemerintah melalui BNPB meakukan tanggap darurat untuk membantu korban bencana erupsi G. Merapi dengan Proyek Pekerjaan Darurat Bencana Erupsi G. Merapi yang dikerjakanoleh PT. WASKITA KARYA. Demi kelancaran jalannya sebuah proyek dibutuhkan manajemen yang akan mengelola proyek dari awal hingga proyek berakhir, yakni manajemen proyek. Keberhasilan ataupun kegagalan dari pelaksanaan proyek sering kali disebabkan kurangny perencanaan kegiatan proyek serta pengendalian yang kurang efektif, sehingga kegiatan proyek tidak efisien, hal ini akan mengakibatkan keterlambatan, menurunnya kualitas pekerjaan dan membengkaknya biaya pelaksanaan. Perencanaan kegiatan-kegiatan proyek merupakan masalah yang sangat penting karena perencanaan kegiatan merupakan dasar untuk proyek bisa berjalan dan agar proyek yang dilaksanakan dapat selesai dengan waktu yang optimal. Proyek Pekerjaan Darurat Bencana Erupsi G. Merapi ini diperlukan analisis optimalisasi durasi proyek dan biaya sehingga dapat diketahui berapa lama suatu proyek tersebut dapat diselesaikan dengan berapa besar biaya yang dikeluarkan dan mencari adanya kemungkinan percepatan waktu pelaksanaan proyek dengan metode PERT (Project Evaluation and Review Technique) dan CPM (Critical Path Method –Metode Jalur Kritis). Hasil analisis penelitian menunjukan optimalisasi waktu pelaksanaan proyek selama 9 hari yang semula 174 hari menjadi 65 hari dengan percepatan durasi proyek. Percepatan durasi proyek ini dilakukan dengan penambahan jam kerja lembur pada aktifitas pemasangan bronjong dan pengisian batu kali, sehingga diperoleh penambahan biaya tenaga kerja Rp. 13.526.007,80. Biaya tenaga kerja tersebut berpengaruh terhadap biaya total pelaksanaan proyek yang semula Rp.3.978.727.827,73,- menjadi sebesar Rp. 3.992.253.835,53 Kata Kunci :Manajemen proyek, perencanaan, pengendalian, optimalisasi, metode CPM-PERT | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/34650 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Manajemen proyek, | en_US |
| dc.subject | perencanaan | en_US |
| dc.subject | pengendalian | en_US |
| dc.subject | optimalisasi | en_US |
| dc.subject | metode CPM-PERT | en_US |
| dc.title | Optimalisasi Pelaksanaan Proyek Dengan Metode CPM Dan PERT (Studi kasus Pembangunan Tanggul Bronjong di DAS Opak) | en_US |