Pengaruh Pendidikan Agama Terhadap Mentalitas Prajurit Komando
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Dalam era perkembangan ilmu pengetahuan dar. teknologi (iptek) yang pesat dan membawa berbagai dampak terhadap hampir setiap aspek kehidupan manusia, dunia pendidikan dihadapkan kepada tuntutan untuk menghadapi hari esok yang lebih kompleks, yang sarat dengan tantangan dan hambatan. Oleh karenanya, pendidikan dalam arti luas menjadi basis untuk mengantisipasi serta beradaptasi dengan berbagai kemungkinan kemajuan tersebut. Berkaitan dengan proses pendidikan ini, Pendidikan Agama Islam, khususnya di Indonesia merupakan proses pendidikan yang menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah melalui penentuan dasar hukum pendidikannya, serta masyarakat secara menyeluruh sebagai penyelenggara pendidikannya. Namun, Pendidikan Agama Islam ini lebih dikenal oleh masyarakat secara umum diterapkan pada lingkungan-lingkungan persekolahan perguruan tinggi. Bagaimana sebenarnya sistem dan proses Pendidikan Agama Islam yang diterapkan sistem pendidikan pada lembaga-lembaga non persekolahan atau non perguruan tinggi, seperti di lingkungan TNI-AU khususnya di Skadron 461 PASKHAS TNI AU Jakarta? Dan bagaimana pula pengaruhnya terhadap mental para prajuritnya?. Berdasarkan hasil penelitian tentang Pengaruh Pendidikan Agama terhadap mentalitas prajurit komado yang mengambil subjek penelitian di Skadron 461 PASKHAS ini, jika dipandang dari sisi hubungan antara dimensi Islam dengan mentalitas keislaman Prajurit Komando PASKHAS TNI AU, tampak bahwa akidah sebagai suatu keyakinan yang bulat terhadap ke-Esaan dan ke-Kuasaan Allah. Dampak dari meyakini ke-Esaan dan ke-Kuasaan Allah adalah individu tidak akan menjadikan kemampuan dan usaha pribadinya diatas segala-galanya, akan tetapi menyerahkan hasil akhirnya kepada kepastian Allah. Kesulitan dan tekanan hidup tidak dilihat sebagai siksaari dari Allah akan tetapi disikapi sebagai ujian hidup. Dengan tauhid akan menjadikan seorang Prajurit Komando PASKHAS TNI AU mampu bershabar dan tidak putus asa ketika menghadapi kesulitan dan tekanan hidup, serta mampu bersikap syukur bila memperoleh keberhasilan dan kebahagiaan hidup. Berdasar tauhid, individu akan mampu mengambil hikmah di balik semua peritiwa, tetap percaya diri dan akan terhindar dari sikap putus asa. Untuk lebih meningkatkan kualitas mental rohani prajurit, perlu kiranya dilakukan pengembangan langkah-langkah yang diterapkan dalam pembinaan rohani di lingkungan Skadron 461 PASKHAS baik berupa penerapan mental personel, rohaniwan, serta penentuan kebijaksanaan yang didasarkan pada hasil pengolahan data yang diintegrasikan dengan program kesatuan, peningkatan dan pengembangan sistem dan strategi yang diterapkan dalam upaya pembinaan mental prajurit khususnya yang didasari oleh pandangan Islam, serta pengembangan metode dan strategi pembinaan mental sehingga setiap komponen korpaskhas mampu menghadapi berbagai persoalan dengan penuh keyakinan kepada Allah SWT.