Candi Borobudur Sebagai Identitas Kompetitif Indonesia Dalam World Heritage Sites
| dc.Identifier.NIM | 20323094 | |
| dc.contributor.author | Ulfahira, Ardelia Jihan | |
| dc.date.accessioned | 2024-05-31T07:42:40Z | |
| dc.date.available | 2024-05-31T07:42:40Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Candi Borobudur merupakan monumen Buddha peninggalan masa Dinasti Syailendra sekitar abad ke-8 hingga ke-9 yang secara resmi diakui sebagai World Heritage Sites (WHS) pada tahun 1991. WHS menjadi program kebanggan UNESCO yang dapat meningkatkan prestise bagi negara yang memilikinya. Indonesia sendiri saat ini telah memiliki 18 situs yang terdaftar dalam WHS, sayangnya belum mampu masuk dalam Top 10 Countries with The Most UNESCO World Heritage Sites yang didalamnya berisikan negara-negara dengan jumlah situs lebih dari 20. Hal ini menjadikan Indonesia belum dapat memaksimalkan label presites WHS yang sejatinya mampu meningkatkan pariwisata dan ekonomi suatu negara. Berdasarkan hal tersebut, tulisan ini mencoba untuk menjabarkan bagaimana strategi Pemerintah Indonesia untuk menjadikan Candi Borobudur sebagai identitas kompetitif Indonesia dalam WHS. Teori yang digunakan adalah Competitive Identity (CI) dari Simon Anholt. Pada akhirnya, dari penerapan strategi CI menjadi maksimal bagi Indonesia dalam memanfaatkan label bergengsi Candi Borobudur sebagai World Heritage Sites yang mampu membangkitkan pariwisata dan perekonomian Indonesia | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/49777 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Candi Borobudur | en_US |
| dc.subject | Identitas Kompetitif | en_US |
| dc.subject | WHS | en_US |
| dc.subject | Pariwisata | en_US |
| dc.title | Candi Borobudur Sebagai Identitas Kompetitif Indonesia Dalam World Heritage Sites | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |