Peran Harga Diri sebagai Mediator dalam Hubungan Antara Dukungan Sosial terhadap Kesejahteraan Psikologis pada Masa Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Individu fatherless pada masa dewasa awal kerap menghadapi tantangan dalam mencapai kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pada orang dewasa muda yang mengalami fatherless, dengan harga diri sebagai variabel mediator. Kesejahteraan psikologis didefinisikan sebagai kondisi positif individu yang ditandai dengan penerimaan diri, otonomi, penguasaan lingkungan, serta hubungan interpersonal yang sehat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan terdiri dari 288 individu berusia 18–25 tahun (M= 21 years, SD=2,233) dari berbagai daerah di Indonesia. Instrumen yang digunakan adalah Psychological Well-Being Scale (PWBs), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier dengan uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek mediasi harga diri terbukti dalam hubungan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis. Selain itu, dukungan sosial terbukti tidak memiliki efek langsung terhadap kesejahteraan psikologis, dengan demikian peran mediasi harga diri dikatakan full mediation dalam hubungan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pada individu dewasa awal yang mengalami fatherless. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting bagi intervensi psikologis dan program dukungan sosial untuk individu yang tumbuh tanpa figur ayah.