<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penerapan Lean Green Manufacturing Batik untuk mereduksi Waste Pada Proses Batik Tulis (Studi Kasus : Batik Sukamaju)

dc.Identifier.NIM20522095
dc.contributor.authorFauzi, Ilzam
dc.date.accessioned2025-01-21T01:45:53Z
dc.date.available2025-01-21T01:45:53Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractIKM Batik Sukamaju merupakan suatu usaha batik tulis yang bergerak pada bidang tekstil. IKM Batik Sukamaju memproduksi kain batik dengan berbagai variasi motif yang dibuat sesuai dengan pelanggan. Dalam pembuatan batik tulis di IKM Batik Sukamaju, masih terdapat waste (pemborosan) pada proses produksi batik tulis, terutama pada aktivitas pengambilan dan pengembalian alat dan bahan serta penggunaan naptol dan garam yang berlebihan. Hal tersebut dapat berdampak pada produktivitas kinerja pekerja dan dapat berdampak negatif pada lingkungan maupun manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya waste dan environmental waste pada aktivitas batik tulis di IKM Batik Sukamaju serta dapat mereduksi waste dan environmental waste dengan konsep lean green manufacturing. Process Activity Mapping dilakukan untuk mengidentifikasi waste, jenis waste yang paling dominan yaitu waste transportation, kemudian mengidentifikasi environmental waste menggunakan borda, diketahui bahwa environmental waste teridentifikasi yaitu waste garbage, setelah mengidentifikasi waste dan environmental waste, peneliti melakukukan Current State Environmental Value Stream Mapping untuk menggambarkan alur produksi batik tulis dari awal hingga akhir. Perbaikan yang diusulkan, terdapat dua usulan yang diberikan yaitu pembuatan desain box untuk mempermudah pekerja dalam melakukan aktivitas pengambilan dan pengembalian alat dan bahan serta pembuatan standard operational procedure untuk pekerja dengan tujuan mengetahui terkait bahaya penggunaan naptol dan garam yang berlebihan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu dapat mengurangi cycle time dari 812454 detik (225 jam) menjadi 809398 detik (224 jam) dan untuk penggunaan bahan batik yaitu, pada penggunaan naptol sebelumnya sebesar 16 g menjadi 9 g, penggunaan garam sebelumnya sebesar 37 g menjadi 27 g, penggunaan kaustik soda sebelumnya sebesar 6 g menjadi 4 g.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/54540
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLean Green Manufacturingen_US
dc.subjectProcess Activity Mappingen_US
dc.subjectBordaen_US
dc.subjectValue Stream Mappingen_US
dc.titlePenerapan Lean Green Manufacturing Batik untuk mereduksi Waste Pada Proses Batik Tulis (Studi Kasus : Batik Sukamaju)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20522095.pdf
Size:
13.12 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: