Kendala Pembuktian Dalam Penetapan Tersangka Pada Kecelakaan Lalu Lintas yang menyebabkan Mati Atau Luka Antara Mobil dan Sepeda Motor di Polrestabes Makassar
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur hukum dalam tahapan penetapan tersangka serta mengidentifikasi kendala pembuktian dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dan sepeda motor di wilayah hukum Polrestabes Makassar. Fokus utama penelitian ini adalah pada kasus-kasus yang mengandung unsur kelalaian, baik yang mengakibatkan luka ringan, luka berat, maupun kematian, yang menjadi dasar utama dalam proses penetapan tersangka oleh penyidik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis-sosiologis. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan penyidik Satlantas Polrestabes Makassar, sedangkan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan dokumen resmi. Teknik analisis dilakukan secara kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
meskipun prosedur penetapan tersangka telah diatur dalam peraturan perundang- undangan, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, antara lain
keterbatasan alat bukti, tekanan dari masyarakat atau media, serta adanya perbedaan persepsi antara penyidik dan pihak keluarga korban. Selain itu, faktor kelalaian yang bersifat subjektif seringkali menyulitkan proses pembuktian secara objektif, terutama dalam kecelakaan yang berakibat fatal. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya penguatan kapasitas penyidik dalam memahami dan menerapkan unsur kelalaian sebagai dasar penetapan tersangka, serta perlunya sistem pembuktian yang lebih akurat dan transparan untuk menjamin keadilan bagi semua pihak.