Minimasi Jarak Material Handling Gudang Bahan Baku Porselen Menggunakan Metode Class-based Storage
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
PT Indo Porcelain merupakan salah satu perusahaan produksi tableware berbahan dasar porselen. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ialah pada penyimpanan gudang material yang memposisikan materialnya dengan acak berdasarkan tempat yang kosong dan juga menempatkan deadstock pada area paling depan serta banyak area penyimpanan yang masih tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga terdapat beberapa material yang berada di luar area penyimpanan. Hal ini membuat operator gudang kesulitan mengambil material yang memiliki pergerakan paling tinggi karena posisi yang tidak teratur dan membuat jarak tempuh material menjadi sangat tinggi selama periode Januari 2025 hingga Juni 2025. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan dalam penyimpanan material yang lebih praktis dan efisien. Metode class-based storage (CBS) digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dengan mengklasifikasikan material berdasarkan nilai pergerakannya dan dibagi menjadi kelas A, B, dan C. Hasil yang diperoleh setelah pengklasifikasian material, didapatkan sembilan material untuk kelas A atau fast moving, kemudian sembilan material lainnya untuk kelas B atau slow moving, dan 55 material untuk kelas C atau non-moving, serta tujuh material deadstock dengan total 80 material. CBS juga mampu mengurangi total jarak tempuh hingga 41% dari yang awalannya mencapai hingga 48.086 m selama enam bulan dapat diturunkan menjadi 28.303 m. Kesimpulannya bahwa metode CBS terbukti dapat lebih efisien dalam menurunkan jarak tempuh danbisa dijadikan strategi untuk perbaikan penyimpanan gudang.