<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Usia Perawatan Beton Minimal untuk Mencapai Kuat Tekan Rencana

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Beton adalah campuran antara semen, agregat halus, agregat kasar dan air dengan atau tanpa bahan campuran tambahan sehingga membentuk masa padat, penggunaannya sudah sangat umum digunakan dalam struktur bangunan karena mudah dalam pelaksanaan dan mampu menahan kekuatan sesuai dengan keinginan dari perencana, akan tetapi kualitas akhir dan kekuatan beton tersebut tergantung dari banyak faktor, diantaranya adalah pada pelaksanaan dan perawatannya. Biasanya perawatan yang dilakukan adalah dengan membasahi beton selama beberapa hari secara terus menerus, haI ini dilakukan untuk menjaga agar air tidak menguap, sehingga proses hidrasi dapat berjalan dengan baik. Namun demikian akibat pembasahan ini beton menjadi cenderung jenuh air hal ini mengakibatkan mengembangnya gel semen, dan gaya kohesi antara partikel padat berkurang sehingga kekuatannya tidak maksimal. Oleh karena itu untuk mencapai kekuatan yang maksimal beton membutuhkan air dalam jumlah yang cukup kuat untuk dapat bereaksi secara sempurna. Dalam tugas akhir ini dibahas tentang usia perawatan beton minimal untuk mencapai kuat tekan rencana, yaitu antara beton dengan perawatan basah (direndam) kemudian dirawat kering (di dalam dan di luar ruang) Dari penelitian ini didapat bahwa perawatan mempunyai peranan penting untuk menjaga beton agar mempunyai kuat tekan seperti yang direncanakan. Akan tetapi perawatan dengan perendaman secara terus menerus tidak menghasilkan kuat tekan yang tinggi.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By