Metode Mendidik Santri Versi KH. M. Mufid Mas'ud di Pondok Pesantren Sunan Pandan Aran Sleman Yogyakarta
| dc.Identifier.NIM | 09913060 | |
| dc.contributor.author | Sopiyan, Muhtar | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-09T03:38:29Z | |
| dc.date.available | 2026-02-09T03:38:29Z | |
| dc.date.issued | 2013 | |
| dc.description.abstract | Pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia, yang keberadaannya masih eksis sampai saat ini. Pertumbuhan dan perkembangan pondok pesantren tidak lepas dari peranan seorang kyai, sebagai pendiri bahkan pemilik pesantren. Keberhasilan pesantren tetap eksis sampai saat ini di antaranya karena metode yang digunakan untuk mendidik santri. Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang unik, begitu pula metode yang digunakan kyai saat mendidik santri. Secara umum metode yang dikembangkan di pesantren hampir memiliki kesamaan, namun dalam tatanan praktek banyak dipengaruhi oleh latar belakang dan kepribadian kyai yang menjadi pengasuh di pesantren tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tekhnik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi serta penelusuran dokumen yang berkaitan dengan subjek yang diteliti. KH. M. Mufid Mas'ud adalah kyat yang menjadi pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Sunan Pandan Aran, yang berada di Dusun Candi Desa Sardonoharjo Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai pribadi yang dibesarkan dalam keluarga Islami, kehidupan beliau tidak jauh dari chifidikan dan pembelajaran agama Islam. Sejak kecil beliau mengabdikan diri untuk menuntut ilmu di beberapa pesantren dan lebih khusus mendalami al-Qur'an. Begitu dalamnya pemahaman al-Qur'an yang dimilikinya, sehingga beliau mendapat julukan Hammil al-Qur'an, pribadi yang tidak hanya hafal al-Quad api juga dapat menaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan yang terjadi di Pondok Pesantren Sunan Pandan Aran tidak terlepas dari metode yang beliau kembangkan untuk mendidik dan mengasuh santri. Beliau tetap menerapkan metode yang berkembang di pesantren pada umumnya, namun juga memodifikasi dengan metode yang menjadi ciri khas beliau. Metode yang sepertinya tidak ada hubunganya dengan pendidikan dan pembelajaran pada nyatanya dapat menjadi metode yang dianggap berhasil untuk mmendidik santri. Mujahadah, silaturrahmi, sikap kemandirian adalah metode lain yang menjadi ciri khas beliau mendidik santri. Semua metode diterapkan oleh KH. M. Mufid Mas'ud dalam mendidik santri. Dari semua metode tersebut, kekuatan utama beliau pendidik sesungguhnya terletak pada pengamalan al- Qur'an dan salawat nabi secara kontinu yang teraplikasikan lewat metode mujahadah dan riyadah. Dan penulis berharap penelitian ini dapat menambah khazanah dan pemahaman tentang metode yang berkembang di pesantren. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/60417 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Metode | en_US |
| dc.subject | Mendidik | en_US |
| dc.subject | Santri | en_US |
| dc.subject | KH. M. Mufid Mas'ud | en_US |
| dc.subject | Pondok Pesantren Sunan Pandan Aran | en_US |
| dc.title | Metode Mendidik Santri Versi KH. M. Mufid Mas'ud di Pondok Pesantren Sunan Pandan Aran Sleman Yogyakarta | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |