<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Stres Kerja dengan Resiko Kecelakaan Kerja pada Karyawan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan resiko kecelakaan kerja pada karyawan. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara stres kerja dengan resiko kecelakaan kerja. Semakin tinggi stres berkaitan dengan pekerjaan maka resiko kecelakaan kerja semakin tinggi, begitu juga sebaliknya semakin rendah stres berkaitan dengan pekerjaan maka resiko kecelakaan semakin rendah. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan Pertamina Field Pendopo Region Sumatera, Sumatera Selatan, baik karyawan tetap maupun kontraktor, berjenis kelamin laki-laki, usia produktif, minimal bekerja selama satu tahun. Subjek penelitian berjumlah 50 orang. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala resiko kecelakaan kerja yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek yang diuraikan Minner (1992) dan skala stres kerja yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan gejala-gejala yang diuraikan oleh Robbins (1986), Cooper, dkk. (Landy dan Conte, 2004), dan Muchinsky (2003). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan korelasi product moment dari Pearson untuk menguji apakah pekerjaan di lapangan, resiko kecelakaan kerja ditimbulkan dari stres? Dengan menggunakan fasilitas program SPSS 12.0 for windows sebagai alat bantu analisis statistik, Hasil analsis statistik data menunjukkan korelasi sebesar r = 0,529 dan p= 0,000 (p<0,01) yang artinya ada hubungan positif yang sangat signifikan antara stres kerja dengan resiko kecelakaan kerja. Sehingga hipotesa diterima.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By