<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Penurunan Temperatur Pemadatan pada Hot Rolled Asphalt dengan Bahan Tambah Limbah Ban Karet terhadap Marshall Properties, Angka Poisson dan Deformasi Plastis

dc.contributor.authorAriya Asghara, 97511209
dc.contributor.authorDjasun Dasa Eka, 97511345
dc.date.accessioned2020-04-29T05:14:08Z
dc.date.available2020-04-29T05:14:08Z
dc.date.issued2003
dc.description.abstractPermasalahan teknis yang sering dialami pada saat pekerjaan lapis perkerasan di lapangan adalah jauhnya jarak antara lokasi AMP dengan lokasi penghamparan. Jauhnya jarak lokasi tersebut bisa mengakibatkan terjadinya penurunan temperatur yang secara langsung ataupun tidak langsung akan menyebabkan menurunnya• kualitas akhir konstruksi lapis perkerasan akibat meningkatnya nilai VITM. Salah satu upaya untuk memberikan perlindungan terhadap penurunan temperatur agar tetap memenuhi temperatur minimum penggilasan yang diisyaratkan adalah dengan menambahkan parutan ban karet ke dalam campuan tersebut. Lewat penelitian ini, akan coba diketahui sejauh mana penambahan parutan ban karet pada campuran HRA dapat mengurangi pengaruh penurunan temperatur pemadatan terhadap Marshall Properties, angka Poisson dan deformasi plastis. . Penelitian ini dimulai dengan membuat campuran HRA yang ditambahkan dengan parutan ban karet lolos saringan #25 kedalam aspal dengan KAO 6,375% yang besarnya sesuai dengan Persentasi kadar yaitu 1% hingga merata. Selanjutnya aspal yang sudah ditambahkan parutan ban karet dicampur dengan agregat untuk pembuatan benda uji dengan variasi temperatur pemadatan benda uji 139º C, 134º C, 129º C. Sebagai pembanding dibuat juga benda uji campuran HRA tanpa parutan ban karet. Pengujian untuk keseluruhan benda uji menggunakan Marshall Test, Indirect Tensile Test untuk mendapatkan angka Poisson dan Hveem Stabilometer untuk menentukan besarnya deformasi plastis yang terjadi. Hasil penelitian dengan mempertimbangkan seluruh komponen Marshall yang meliputi stabilitas, flow, VITM, VFWA, density, MQ menunjukkan bahwa penambahan parutan ban karet pada campuran HRA tidak memenuhi persyaratan spesifikasi Bina Marga 1983 ketika dilakukan penurunan temperatur pemadatan. Untuk angka Poisson, kedua jenis campuran HRA menghasilkan nilai terendah pada temperatur pemadatan 134º C. Hal ini menunjukkan kecilnya nilai perbandingan antara regangan lateral dan regangan aksial campuran karena beban sejajar sumbu, sehingga campuran memiliki stabilitas tinggi. Nilai Stabilometer terbesar kedua jenis campuran yang mengindikasikan kecilnya deformasi plastis yang terjadi, diperoleh pada temperatur pemadatan 129º C.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/19946
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengaruh Penurunan Temperatur Pemadatanen_US
dc.subjectHot Rolled Asphalten_US
dc.subjectBahan Tambah Limbah Ban Kareten_US
dc.subjectMarshall Propertiesen_US
dc.subjectAngka Poissonen_US
dc.subjectDeformasi Plastisen_US
dc.titlePengaruh Penurunan Temperatur Pemadatan pada Hot Rolled Asphalt dengan Bahan Tambah Limbah Ban Karet terhadap Marshall Properties, Angka Poisson dan Deformasi Plastisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
97511209 Ariya Asghara - 97511345 Djasun Dasa Eka.pdf
Size:
5.63 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: