<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

PENGARUH TINGGI DINDING GESER TERHADAP KURVA KAPASITAS BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT BANYAK (EFFECT OF SHEARWALL HEIGHT ON MULTI-STOREY BUILDING CAPACITY CURVE)

Abstract

Indonesia merupakan wilayah yang rawan terhadap gempa. Oleh karena itu, diperlukan suatu perencanaan yang baik terutama pada bangunan bertingkat guna mengurangi resiko kegagalan struktur gedung akibat gempa. Pada struktur bangunan gedung terutama pada bangunan gedung bertingkat yang dimana membutuhkan kekakuan yang baik sehingga mampu menahan beban gempa yang bekerja maka dalam perencanaannya dapat digunakan dinding geser sebagai elemen pengaku yang dapat diterapkan pada bangunan tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan antara 4 gedung bertingkat 10 dengan variasi tinggi dinding geser yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kurva kapasitas dari bangunan gedung yang dirancang. Analisis struktur yang digunakan adalah pushover analysis berdasarkan metode koefisien perpindahan (FEMA 356). Pemodelan struktur menggunakan software ETABS v 9.7 yang dimodelkan secara 3 dimensi. Peraturan untuk perencanaan beban gempa mengacu pada SNI 03-1726-2012, untuk peraturan pembebanan mengacu pada SNI 03-1727-1989, dan untuk perhitungan struktur beton mengacu pada SNI 03-2847-2013. Dari hasil kurva kapasitas terdapat hasil bahwa gedung 1 memiliki nilai gaya geser dasar maksimum yang tertinggi. Dan dari hasil analisis pushover didapatkan nilai kekakuan tiap-tiap gedung. Kemudian dapat disimpulkan bahwa gedung 2 memiliki kekakuan yang lebih baik dibandingkan ketiga gedung lainnya.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By