<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penerimaan Diri pada Wanita Penderita Kanker Serviks

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kanker serviks merupakan penyakit yang saat ini banyak diderita oleh wanita. Banyak wanita merasa takut, putus asa dan menolak setelah terdiagnosis kanker serviks sehingga justru memperburuk keadaan nya. Namun, ada juga wanita yang mengalami proses adaptasi yang lebih cepat sehingga tidak mengalami penolakan terhadap penyakitnya dan dengan cepat dapat memutuskan untuk menjalani proses pengobatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui lebih dalam dan detail faktor-faktor, dampak dan bagaimana dinamika penerimaan diri pada wanita penderita kanker serviks. Subjek penelitian ini adalah 2 wanita yang memiliki penerimaan diri yang berbeda. Dimana subjek pertama lebih cepat beradaptasi dengan penyakit yang diderita. Subjek pertama memiliki keturunan kanker serviks dan dukungan yang diterima oleh subjek hanya berasal dari dokter yang memeriksanya. Sedangkan subjek kedua membutuhkan waktu yang lebih lama untuk beradaptasi dan menerima penyakitnya. Kanker yang diderita subjek yaitu kanker serviks stadium IIA, subjek mendapat banyak dukungan dari keluarga dan tetangganya. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua responden memiliki perbedaan dalam penerimaan dirinya. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa responden pertama memiliki penerimaan diri yang baik saat terdiagnosis kanker serviks, peneliti menyimpulkan hal tersebut karena responden dapat beradaptasi dengan cepat terhadap penyakitnya dan dapat memutuskan untuk langsung menjalani pengobatan. Sedangkan pada responden kedua proses adaptasi berlangsung lebih lama. Responden sempat menunda pengobatan karena melakukan pemeriksaan secara berulang-ulang untuk meyakinkan dirinya. Penundaan tersebut memperparah penyakit yang dideritanya. Namun, responden dua selalu berusaha untuk menerima penyakitnya dengan mendekatkan diri kepada Allah.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By