<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Studi Blue Carbon (Karbon Biru) Pada Ekosistem Pesisir Di Gunungkidul Sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim Menggunakan Metode Kuadrat

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perubahan iklim global akibat meningkatnya emisi gas rumah kaca menuntut adanya strategi mitigasi yang berbasis ekosistem. Ekosistem pesisir berpotensi besar dalam menyerap dan menyimpan karbon, baik melalui vegetasi maupun sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi simpanan karbon pada ekosistem pesisir Gunungkidul dengan pendekatan metode kuadrat. Pengambilan data dilakukan pada sembilan plot berukuran 20 x 20 m2 di tiga lokasi pesisir dengan identifikasi vegetasi serta pengambilan sampel tanah lapisan 0–30 cm sesuai IPCC 2006. Analisis karbon organik tanah dilakukan menggunakan metode Loss on Ignition (LOI), sedangkan estimasi biomassa vegetasi dihitung berdasarkan persamaan alometrik sesuai SNI 7724:2019.Temuan ini menunjukkan estimasi cadangan karbon organik tanah pada lokasi penelitian berkisar antara 117,917-208,174 Ton C/ha dengan rata-rata 162,485 Ton C/Ha. Sementara itu, estimasi cadangan karbon vegetasi diperoleh sebesar 15,16 Ton C/Ha. Variasi simpanan karbon dipengaruhi oleh jenis vegetasi dominan seperti Pandanus tectorius (pandan duri) dan Casuarina equisetifolia (cemara laut), kondisi fisik tanah, serta faktor lingkungan pesisir. Analisis keanekaragaman vegetasi menunjukkan kategori herba dan semai memiliki keanekaragaman sedang hingga tinggi, yang mendukung keberlanjutan ekosistem, sedangkan kategori pohon dan tiang cenderung didominasi oleh satu jenis tertentu.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By