<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penjadwalan Proyek Pembangunan Penambahan Kapasitas Storage Bio-diesel Tank Kapasitas 8.500 KL dengan Metode Critical Chain Project Management (CCPM) (Studi Kasus: PT. Buana Megah Teknik)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Keterlambatan proyek merupakan permasalahan yang terjadi akibat keterbatasan sumber daya, estimasi durasi yang terlalu optimis, dan hambatan ketidakpastian yang sering terjadi pada pelaksanaan proyek. Penjadwalan awal proyek dilakukan hanya berdasarkan perkiraan estimasi waktu optimis yang tidak mempertimbangkan ketersediaan sumber daya yang terbatas sehingga mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis durasi dan biaya tenaga kerja yang dihasilkan setelah penjadwalan CCPM untuk meningkatkan fleksibilitas jadwal, efisiensi sumber daya, dan mengurangi risiko terjadinya keterlambatan. Penyusunan ulang jadwal menggunakan metode CCPM dengan mengidentifikasi hubungan antar aktivitas, menganalisis jalur kritis dan non kritis, dan menambahkan project buffer dan feeding buffer sebagai waktu pelindung durasi proyek. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode CCPM didapatkan durasi proyek lebih cepat 20 hari yaitu 421 hari dibandingkan dengan penjadwalan awal proyek yang membutuhkan waktu selama 441 hari dengan asumsi semua buffer telah habis digunakan. Kemudian biaya tenaga kerja yang dihasilkan setelah menggunakan metode CCPM sebesar Rp4.537.680.130 yang terdiri dari biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp1.989.386.130 dan biaya tenaga kerja tidak langsung sebesar Rp2.548.294.000. Sedangkan jumlah biaya tenaga kerja yang dihasilkan sebelum menggunakan metode CCPM sebesar Rp4.909.347.133 yang terdiri dari biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp2.179.032.133 dan biaya tenaga kerja tidak langsung sebesar Rp2.730.315.000. Adanya perbedaan selisih biaya tersebut menimbulkan terjadinya penghematan biaya tenaga kerja sebesar Rp371.667.003 dan menghasilkan efisiensi biaya proyek sebesar 7,57%.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By