<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Religious Involvement dan Kesejahteraan Subjektif Pada Masyarakat Miskin

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religious involvement dan subjective well-being pada masyarakat miskin. Asumsi yang diajukan bahwa ketika religious involvementpada masyarakat miskin tinggi maka tinggi pula subjective well-beingnya. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat miskin sebanyak 64 subjek yang ditandai dengan menerima bantuan dari pemerintah berupa BLT, PKH, BLSM dan lainnya di wilayah Kulon Progo. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala subjective well-beingyang dibuat sendiri oleh peneliti mengadaptasi dari teori Ryan dan Deci (Keyes & Magyar-Moe, 2003) dan religious involvement dibuat sendiri oleh peneliti dengan mengacu pada teori Scott, Munson, dkk (2006) dan mengadaptasi sedikit dari National Institute on Aging/Fetzer (2003). Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Product Moment Pearson. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwareligious involvementcukup berkorelasi secara signifikan dengan subjective well-being dengan nilai r = 0.456, yang berarti cukup berkorelasi dan nilai p=0.00 (p<0.05).

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By