<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Optimalisasi Perencanaan Tenaga Kerja pada Ukm Manufaktur Menggunakan Pert dan Analisis Beban Kerja: Studi Kasus Cv. Asia Warna

dc.Identifier.NIM21522186
dc.contributor.authorAl-fachri, M. Zidan
dc.date.accessioned2026-04-11T07:34:56Z
dc.date.available2026-04-11T07:34:56Z
dc.date.issued2025
dc.description.abstractCV. Asia Warna merupakan perusahaan percetakan dengan sistem produksi musiman yang menghadapi peningkatan permintaan signifikan pada periode 2025–2026. Kenaikan permintaan ini menimbulkan tantangan berupa ketidakseimbangan beban kerja, ketidakpastian durasi produksi, serta tingginya frekuensi lembur dan risiko keterlambatan pengiriman. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya perencanaan durasi dan kapasitas tenaga kerja yang lebih terukur dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan durasi produksi yang lebih realistis menggunakan metode Program Evaluation and Review Technique (PERT), menghitung beban kerja aktual menggunakan Workload Analysis (WLA), serta menemukan kombinasi durasi dan jumlah tenaga kerja yang paling optimal melalui analisis sensitivitas. Metode PERT digunakan untuk menghitung waktu harapan setiap aktivitas berdasarkan estimasi optimis, paling mungkin, dan pesimis, kemudian menentukan jalur kritis menggunakan diagram Activity on Arrow (AOA). Hasilnya menunjukkan bahwa durasi rencana awal perusahaan selama 128 hari hanya memiliki peluang keberhasilan 20,61%, sedangkan durasi 131 hari hasil PERT memberikan tingkat keberhasilan 50% dan dijadikan dasar evaluasi lanjutan. Selanjutnya, WLA digunakan untuk menghitung beban kerja aktual pada setiap aktivitas. Dua aktivitas utama, yaitu finishing serta QC & pengemasan, ditemukan memiliki beban kerja tertinggi dan menjadi penentu utama kebutuhan tenaga kerja. Integrasi PERT dan WLA kemudian dianalisis menggunakan analisis sensitivitas pada rentang durasi 131–149 hari untuk mengevaluasi pengaruh perubahan durasi terhadap probabilitas keberhasilan, kebutuhan tenaga kerja, dan biaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi 143 hari merupakan pilihan paling optimal, dengan biaya tenaga kerja terendah Rp112.480.000 lebih hemat 1,68% dari durasi waktu harapan 131 hari, kebutuhan tenaga kerja 28 orang, serta peluang keberhasilan mencapai 99,95%. Dengan demikian, durasi 143 hari direkomendasikan sebagai perencanaan produksi yang paling efisien bagi CV. Asia Warna.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/61407
dc.subjectPert, Workload Analysis, Produksi Musiman, Tenaga Kerja Optimal, Efisiensi Biaya, Analisis Sensitivitas.en_US
dc.titleOptimalisasi Perencanaan Tenaga Kerja pada Ukm Manufaktur Menggunakan Pert dan Analisis Beban Kerja: Studi Kasus Cv. Asia Warnaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
21522186.pdf
Size:
3.03 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: