Pengaruh Kompoisisi Kelompok Kerja pada Produktivitas Pekerjaan Pembesian Sebuah Proyek Konstruksi
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Dalam menghadapi sebuah perencanaan proyek konstruksi sangal diperiukan perhitungan yang teliti dan akurat agar bisa menghasilkan efisiensi dan efektifitas kerja di lapangan. Hasil yang diperoleh nantinya adaiah kontraktor mampu meminimalkan biaya maupun penghematan waktu dengan hasil yang sesuai dengan mutu yang disyaratkan. Untuk mendapatkan efisiensi dan efektifitas tersebut maka perin ditinjau hubungan antara tukang dan tenaga/laden dengan produktifitas sebuah proyek konstruksi. Khusus pada penelitian kaii ini, tinjauan terfokus pada pekerjaan pembesian sebagai saiah satu mata rantai tak terpisahkan dalam sebuah rangkaian pembangunan sebuaii proyek konstruksi. Efektifitas dan efisiensi yang dibutuhkan memeriukan analisis sejauh mana hubungan antara tukang dan tenaga pada pekerjaan pembesian terhadap produktifitas sebuah proyek Koreiasi yang erat nanti akan dapat dimunculkan sebuah hasii yang nyata tentang komposisi keiompok kerja yang produktif, dibandingkan dengan komposisi yang lain. Di samping itu, juga dapat dilihat dari beberapa komposisi yang ditinjau tersebut, komposisi yang menguntungkan dan segi upah. Setelah melakukan serangkaian penehtian hingga perhitungan dengan menggunakan program SPSS, maka diperoleh bahwa komposisi tukang dan tenaga memiliki pengaruh secara bersama-sama terhadap pembahan produktifitas sebesar 44,97 %, sedangkan sisanya disebabkan oleh faktor Iain di luar penelitian. Sedang dalam perhitungan upah, komposisi 2 tukang 2 tenaga yang memiliki tingkat produktifitas paling baik, yaitu sebesar 2,4635 kg/jam/orang, adaiah komposisi dengan upah paling efisien yaitu sebesar Rp 943.487 /kg. Komposisi ini lebih efisien jika dibandingkan dengan komposisi keiompok kerja I tukang 2 tenaga yang memiliki niiai produktifitas sebesar 1,7498 kg/jam/orang dengan nilai efisiensi upah sebesar Rp 1292,664 / kg, dan komposisi keiompok kerja 2 tukang dan I tenaga yang memiliki nilai produktifitas sebesar 1,4935 kg/jam/orang dengan nilai efisiensi upah sebesar Rp 1594,210 /kg.