<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Farmasi Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia Di Masa Pandemi Covid 19

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Virus COVID 19 pertama kali muncul pada akhir tahun 2019 di Wuhan, sedangkan kasus COVID 19 yang pertama di Indonesia muncul pada tanggal 2 Maret 2020 dan mulai menyebar dengan sangat cepat. Setelah adanya pandemi, masyarakat mulai memasukkan vitamin, sanitasi, obat dan alat kesehatan lainnya ke dalam kebutuhan pokok sehari-hari, sehingga menyebabkan adanya potensi pertumbuhan sektor farmasi. Hal ini menarik banyak investor asing untuk berinvestasi, namun Direktur Utama Bio Farma justru membantah dan mengatakan bahwa peningkatan pendapatan terbilang tipis dikarenakan sektor farmasi menanggung beban biaya impor yang harganya meningkat pesat. Penelitian ini menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan aktivitas untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan farmasi yang tercatat di BEI selama masa sebelum dan saat pandemi. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan farmasi yang terdaftar di BEI dan aktif beroperasi selama periode 2018-2021, sedangkan sampel penelitian adalah laporan tahunan lengkap perusahaan farmasi periode 2018-2019 dan periode 2020-2021. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi kepustakaan, yang menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan farmasi cenderung sudah maksimal diukur menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan aktivitas.

Description

Keywords

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By