PENGARUH DESAIN BUKAAN SEBAGAI OPTIMALISASI SIRKULASI UDARA DALAM RUANG )Studi Kasus: Masjid Nurul Huda Purbayan, Kotagede)
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tingginya kepadatan penduduk Kota Yogyakarta mempengaruhi iklim mikro yang menurunkan tingkat kenyamanan, terutama kenyamanan termal. Tujuan dari jurnal artikel membantu masjid Nurul Huda Purbayan mengoptimalisasi sirkulasi udara agar para pengguna merasa nyaman. Metode dilakukan dengan menganalisis eksisting bangunan dan mensimulasikan data dengan CFD. Data yang menyatakan ketidak sesuaian dengan indikator penghawaan alami akan diberikan alternatif desain. Hasil dari analisis akan membantu mengoftimalkan sirkulasi udara dalam masjid. Detail arsitektural harus didesain untuk menciptakan bukaan yang bisa menangkap angin. Jenis ventilasi alami yang termasuk ventilasi alami temporer seperti jendela, pintu, ventilasi, dan loster. Orientasi bukaan masjid sudah sesuai dengan arah hembusan angin terbesar, inlet dan outlet masjid sudah sesuai dengan kebutuhan, namun jenis jendela casement top hung tidak dapat memaksimalkan aliran udara masuk kedalam masjid. Dari data eksisting dibuat tiga desain rekomendasi untuk membantu bangunan mencapai standar dalam sirkulasi udara. Kesimpulannya adalah untuk mencapai optimalisasi sirkulasi udara diperlukan orientasi bangunan yang sesuai arah angin, sistem ventilasi pada bukaan inlet dan outlet yang sesuai kebutuhan, dan jenis bukaan untuk aliran udara dengan optimal. Dan desain yang tepat untuk mencapai standar sirkulasi udara dalam bangunan adalah dengan menggunakan jenis jendela louvre yang dapat mengalirkan udara sesuai standar SNI dengan kecepatan minimal 0,25 m/s.