Hubungan antara Computer Vision Syndrome terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia Selama Pandemi Covid-19
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Pandemi Covid-19 menyebabkan screen time pada mahasiswa kedokteran meningkat sehingga terjadi Computer Vision Syndrome (CVS). Blue light yang dipancarkan oleh layar perangkat media elektronik menyebabkan gangguan irama sirkadian. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara CVS terhadap kualitas tidur mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) selama pandemi Covid-19. Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional pada 246 responden yang diambil dengan cara proportionate stratified random sampling (angkatan 2019, 2020, dan 2021). Data didapatkan dari pengisian kuesioner online Computer Vision Syndrome Questionnaire (CVS-Q) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) yang dianalisis dengan SPSS. Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan (70,8%). Durasi screen time mahasiswa FK UII rata-rata >2 jam (96,9%). Mahasiswa dengan CVS (63%) banyak ditemukan pada perempuan (65,9%), namun tidak ada hubungannya dengan jenis kelamin (p=0,156). Mahasiswa dengan kualitas tidur buruk (91,4%) didapatkan pada 95,7% mahasiswa CVS, sedangkan pada mahasiswa tanpa CVS sebanyak 84,2%. Hanya 8,6% mahasiswa FK UII yang memiliki kualitas tidur baik. Uji chi-square antara hubungan CVS terhadap kualitas tidur didapatkan nilai p=0,002, artinya terdapat hubungan yang signifikan secara statistik. Kesimpulan: Terdapat hubungan CVS terhadap kualitas tidur pada mahasiswa FK UII selama pandemi Covid-19.