Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk Manis Untuk Produksi Minyak Atsiri Sebagai Bahan Spray Antinyamuk
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Minyak atsiri kulit jeruk mengandung limonene yang berpotensi sebagai repellent alami. Penelitian ini memformulasikan sediaan spray antinyamuk berbahan alami karena lebih aman, nyaman, dan mudah digunakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas minyak atsiri dari kulit jeruk manis dalam sediaan spray antinyamuk terhadap nyamuk Aedes aegypti. Metode: Minyak atsiri diperoleh melalui distilasi air dan diformulasikan dalam bentuk spray dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15% menggunakan bahan tambahan VCO, paraffin cair dan BHT. Evalusi pengujian sediaan fisik meliputi organoleptik, homogenitas, kejernihan, daya sebar, dan viskositas. Pengujian efektivitas repellent terhadap nyamuk Aedes aegypti hasil dapat dianalisis menggunakan One-way ANOVA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri yang diperoleh memiliki rendemen 2,30% dengan kandungan limonene dominan sebesar 97,12%. Seluruh formula spray yang dibuat terbukti memiliki karakteristik fisik yang baik dan stabil. Uji efektivitas menunjukkan bahwa formula FIII dengan konsentrasi 15% memberikan daya proteksi tertinggi sebesar 100% selama 3 jam, sedangkan formula FI dan FII masing-masing memberikan perlindungan rata-rata 84,44% dan 95,65%. Analisis ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar formula (p > 0,05). Kesimpulan: Minyak atsiri memiliki kandungan utama berupa limonene yang berperan sebagai senyawa repellent. Formula F2 dengan konsentrasi minyak atsiri 10% terbukti sebagai formulasi yang paling optimal. Sediaan spray minyak atsiri kulit jeruk ini terbukti efektif sebagai repellent antinyamuk Aedes aegypti.