Peran Indonesia sebagai Negara Middle Power dalam Penyelesaian Konflik Rusia – Ukraina Tahun 2022-2023
| dc.Identifier.NIM | 20323082 | |
| dc.contributor.author | Setyawan, Galih | |
| dc.date.accessioned | 2026-05-23T02:51:24Z | |
| dc.date.available | 2026-05-23T02:51:24Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.description.abstract | Konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina yang kembali memanas pada tahun 2022 telah menimbulkan dampak multidimensional bagi stabilitas global, termasuk terhadap perekonomian Indonesia. Situasi ini mendorong Indonesia, sebagai negara yang mengedepankan politik luar negeri bebas aktif, untuk mengambil langkah diplomasi guna mendorong terciptanya perdamaian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya diplomasi Indonesia melalui pendekatan middle power dalam penyelesaian konflik Rusia–Ukraina pada periode 2022–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari jurnal akademik, laporan resmi pemerintah, pemberitaan, serta literatur diplomasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia, melalui kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kyiv dan Moskow, berupaya memfasilitasi komunikasi, mendorong dialog damai, serta mengatasi persoalan kemanusiaan dan krisis pangan global. Namun implementasi middle power Indonesia menghadapi sejumlah keterbatasan, seperti kompleksitas geopolitik, absennya kesiapan politik dari pihak yang bertikai, serta tekanan internasional terhadap posisi netral Indonesia. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/62884 | |
| dc.subject | Middle Power | en_US |
| dc.subject | Indonesia | en_US |
| dc.subject | Konflik Rusia–Ukraina | en_US |
| dc.subject | Diplomasi Bebas Aktif | en_US |
| dc.subject | Politik Internasional | en_US |
| dc.title | Peran Indonesia sebagai Negara Middle Power dalam Penyelesaian Konflik Rusia – Ukraina Tahun 2022-2023 | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |