PENGARUH PENGGUNAAN BESTMITTEL DAN FLY ASH PADA KUAT TEKAN BETON DAN APLIKASINYA UNTUK BETON TERKEKANG PADA KOLOM
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pembangunan merupakan upaya yang dilakukan secara terus-menerus yang diarahkan pada peningkatan taraf hidup masyarakat dan kesejahteraan secara umum. Dalam pelaksanaannya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memacu adanya pengembangan kreatifitas setiap orang sebagai modal agar pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih baik. Seiring dengan hal tersebut, peningkatan mutu bahan melalui penelitian banyak dilakukan, namun dari banyaknya penelitian hanya sedikit penelitian yang diterapkan ke komponen struktur bangunan, kebanyakan dari penelitian hanya dilakukan uji sampel silinder guna untuk mencari nilai kuat tekan pada beton silinder, sehingga banyak masyarakat yang belum paham dan kurangnya informasi seberapa besar pengaruh dari suatu penelitian ketika diterapkan ke komponen struktur bangunan, maka penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang laju kenaikan pada kuat tekan beton normal dan berbahan tambah serta laju kenaikan pada aplikasi untuk kolom beton terkekang. Penelitian telah dilakukan dengan menggunakan bahan tambah 5 % fly ash dan 0,6 % bestmittel pada kuat tekan beton dan kuat tekan kolom beton terkekang dengan jumlah benda uji pada kuat tekan sebanyak 72 silinder berukuran 15 cm x 30 cm dan benda uji pada kuat tekan kolom beton terkekang sebanyak 6 benda uji kolom berukuran 15 cm x 15 cm x 70 cm. Penelitian ini menggunakan 3 variasi mutu yaitu mutu beton 20 MPa, 25 MPa dan 30 MPa, pada pengujian kuat tekan beton akan dilakukan pengujian saat umur beton 3 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari dan untuk kolom beton terkekang akan dilakukan pengujian pada umur 28 hari. Sebagai pembanding dari kuat tekan beton dan kuat tekan kolom beton terkekang dibuat benda uji normal. Dengan membandingkan kenaikan kapasitas antara kuat tekan beton dan kuat tekan kolom beton terkekang, dapat disimpulkan bahwa bahan tambah yang digunakan memiliki peningkatan terhadap kuat tekan beton dan kuat tekan kolom beton terkekang dengan hasil untuk uji tekan silinder nilai kenaikan kuat tekan terbesar adalah 37,33 % sedangkan untuk kuat tekan kolom beton terkekang nilai kenaikannya sebesar 15,67 %.