<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Peran Pemerintah Indonesia dalam Melindungi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi dari Tindak Kekerasan pada Tahun 2014-2018

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai upaya diplomasi proteksi pemerintah Indonesia dalam melindungi TKi di Arab Saudi dari tindak kekerasan yang berlangsung dalam rentang waktu 2014-2018. Peran pemerintah Indonesia dalam melindungi TKI di Arab Saudi menggunakan Role Ministry of Foreign Affairs (MFA) Theory by G. R. Berridge yang merupakan ‘tindakan yang diambil oleh negara terhadap negara lain akibat adanya kerugian terhadap seseorang di ranah internasional’. Teori ini memiliki lima peran Kementerian Luar Negeri, yaitu Staffing and supporting mission abroad, Policy advice and implementation, Policy coordination, Dealing with foreign diplomats at home, and Building domestic support. Wujud dari peran Kemenlu adalah Indonesia mengirimkan berbagai aktor diplomat untuk melakukan negosiasi, perundingan, diplomasi, hingga mengirim surat presiden kepada Raja Arab Saudi dalam mengatasi permasalahan TKI. Bahkan, pemerintah Indonesia juga mengambil jalur hukum melalui KJRI dengan memberikan pendampingan investigasi, penasehat hukum, hingga peninjauan kembali. Selain itu, pemerintah juga menyediakan penampungan, repatriasi, rehabilitasi, pemulihan kesehatan, bantuan hukum dan pendampingan, hingga penyatuan kembali dengan pemulangan. Di mana, peneliti meletakkan argument sementara adalah upaya proteksi diplomasi memberikan hasil yang signifikan melalui peran Kemenlu yang didasarkan atas arahan pemerintah Indonesia dalam upaya perlindungan TKI dari tindak kekerasan di Arab Saudi.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By