Validasi Online Histrionic Personality Scale (OHPS) Versi Indonesia dengan menggunakan Rasch Model
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Belum terdapat adaptasi dan validasi alat ukur OHPS berdasarkan bahasa dan budaya di Indonesia. Penting dipelajari perilaku yang berkaitan dengan kepribadian histrionik di lingkungan daring di Indonesia, namun perilaku tersebut sulit untuk dikaji karena belum ada instrumen yang teradaptasi dan tervalidasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan adaptasi instrumen OHPS yang dapat digunakan pada konteks bahasa dan budaya Indonesia serta memiliki skor antar tiap item, instrumen, dan responden yang ideal. Adaptasi OHPS dilakukan dengan menggunakan acuan International Test Commission Guidelines for Translating Adapting Test 2017 dan telah menghasilkan translasi sesuai prosedur. Selanjutnya, instrument tersebut diuji ke 838 pengguna, namun hanya 559 responden yang dianalisis lebih lanjut. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis Rasch model dengan bantuan software Winstep. Uji adaptasi OHPS versi Indonesia telah dinilai layak untuk digunakan dan dipahami mengukur gangguan kepribadian histrionik di lingkungan daring oleh expert yang terlibat. Analisis menggunakan Rasch model menghasilkan informasi terkait instrument, item, dan responden. Kualitas keseluruhan item fit dengan rentan skor 1.34< MNSQ >0.84. Kualitas item koefisien reliabilitas item sebesar 0.98 (Istimewa) dan reliabilitas responden sebesar 0.88 (sangat baik). Instrumen OHPS memenuhi kriteria unidimensionality dengan skor raw variance data 72.2% (>50%) dan unexplained variance 4.8% (<15%). Indeks pemisahan item sebesar 7.00 yang berarti bahwa responden pada penelitian ini sangat baik untuk mengukur item. Validitas skala peringkat melalui nilai Anderich Threshold bergerak dari none, negatif, dan mengarah ke positif secara berurutan. Hal tersebut menunjukkan opsi skala likert yang diberikan valid bagi responden. Bagi peneliti selanjutnya, instrumen ini dapat divalidasi dengan menggunakan skala lain seperti pengujian validasi konstruk, diskriminan, konvergen, dan validasi nomologis.