Hubungan antara Pola Asuh Otoriter Orang Tua dan Tingkat Religiusitas Mahasiswa Muslim
| dc.Identifier.NIM | 22320313 | |
| dc.contributor.author | Ahmad, Hilmiy Haidar | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-05T03:37:26Z | |
| dc.date.available | 2026-09-05T03:37:26Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter orang tua dan tingkat religiusitas pada mahasiswa Muslim. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 244 mahasiswa Muslim berusia 18–25 tahun yang masih aktif menempuh pendidikan tinggi di Indonesia dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan secara daring menggunakan Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ) untuk mengukur pola asuh otoriter, A Psychological Measure of Islamic Religiousness (PMIR) untuk mengukur religiusitas Islam, serta Short Form of the Marlowe–Crowne Social Desirability Scale sebagai instrumen tambahan. Sebanyak 28 partisipan dieliminasi karena tidak memenuhi kriteria attention checking. Analisis data dilakukan menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 26 melalui analisis statistik deskriptif, uji asumsi, dan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh otoriter orang tua dan religiusitas pada mahasiswa Muslim (ρ = -0,130; p = 0,021). Selain itu, ditemukan variasi tingkat pola asuh otoriter dan religiusitas pada partisipan, serta perbedaan pola signifikansi hubungan berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia. Analisis tambahan menunjukkan bahwa dimensi verbal hostility, physical coercion, dan non-reasoning/punitive berhubungan negatif secara signifikan dengan religiusitas, sedangkan dimensi directiveness tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa pengalaman pengasuhan dalam keluarga masih memiliki keterkaitan dengan perkembangan religiusitas pada masa dewasa awal, meskipun hubungan yang diperoleh tergolong lemah. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/66745 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Religiusitas Islam, pola asuh otoriter, mahasiswa Muslim, emerging adulthood,Keluarga | en_US |
| dc.title | Hubungan antara Pola Asuh Otoriter Orang Tua dan Tingkat Religiusitas Mahasiswa Muslim | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |