Evaluasi Teknik, Ekonomi dan Lingkungan Jembatan Kretek Pasca Konservasi Pondasi
| dc.contributor.author | Prati Sulistiawan, 97511062 | |
| dc.contributor.author | Jahuri, 99511212 | |
| dc.date.accessioned | 2020-08-03T08:49:27Z | |
| dc.date.available | 2020-08-03T08:49:27Z | |
| dc.date.issued | 2004 | |
| dc.description.abstract | Penambangan pasir merupakan suatu kegiatan masyarakat yang mengeksploitasi kekayaan sumber daya alam baik secara langsung maupun tidak langsung. Kegiatan penambangan pasir yang lokasinya berada di bantaran sungai Opak Bantul di sebelah hulu dan hilir jembatan Kretek merupakan salah satu kasus yang terjadi saat ini. Maraknya kegiatan penambangan pasir tersebut telah berjalan ±5 tahun dan telah menimbulkan banyak kerugian yang dialami oleh pihak Pemerintah maupun masyarakat setempat. Dalam analisis teknik objek penelitian ini adalah kinerja dari alat angkut truck yang digunakan untuk mengangkut sirtu dengan survey langsung di lapangan sebelum dan setelah konservasi pondasi (sheet pile). Adapun dalam analisis ekonomi yang ditinjau adalah nilai dari Benefit Cost Ratio (BCR) dan Break Even Point (BEP) dari usaha penambangan pasir. Sedangkan untuk analisis lingkungan mencari dampak dari usaha penggalian pasir tersebut terhadap lingkungan disekitar jembatan. Volume pasir terambil per hari sebelum ada sheet pile adalah 13,5 m³ /truck /hari dan setelah ada sheet pile 4,5 m³ /truck /hari. Nilai BCR dan BEP pengusaha penambang pasir sebelum ada sheet pile dengan investasi sebuah truck harga tunai BCRm=1,93 dan BCRk= 1,46 untuk BEP= 2 tahun (layak) setelah ada sheet pile BCRm=0,57 dan BCRk=0,69 (tidak layak). Nilai BCR dan BEP investasi truck dengan kredit BCRm=1,3 dan BCRk=1,2 untuk BEP= 3,5 tahun (layak) setelah ada sheet pile BCRm=-0,22 BCRk=0,3 (tidak layak). Banyaknya longsoran pada tebing-tebing sungai akibat penambagan pasir yang berlebihan di selatan hilir jembatan Kretek. Dengan adanya usaha baru (home industri) sebagai pengganti usaha menambang pasir mempunyai nilai BCRm=1,06 dan BCRk=1,04 (proyek layak bagi Pemerintah). Dari hasil analisis tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa kegiatan penambangan pasir di hulu dan hilir jembatan Kretek di Bantul sangat merugikan masyarakat maupun pemerintah setempat dan hal ini harus sesegera mungkin dihentikan demi kepentingan semua pihak dengan salah satu caranya adalah pemberian lapangan kerja baru dan pelatihan-pelatihan bagi para penambang yang lebih bermanfaat untuk kedepannya. | en_US |
| dc.identifier.uri | http://hdl.handle.net/123456789/23096 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Evaluasi Teknik | en_US |
| dc.subject | Ekonomi dan Lingkungan | en_US |
| dc.subject | Jembatan Kretek Pasca | en_US |
| dc.subject | Konservasi Pondasi | en_US |
| dc.title | Evaluasi Teknik, Ekonomi dan Lingkungan Jembatan Kretek Pasca Konservasi Pondasi | en_US |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- 97511062 Prati Sulistiawan - 99511212 Jahuri.pdf
- Size:
- 11.96 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: