<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Penggunaan Obat Kardiovaskular Pada Pasien Geriatri di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Dr. Sardjito Yogyakarta Berdasarkan Kriteria Beers 2023

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Geriatri sering mendapatkan resep polifarmasi yang dapat berpotensi menimbulkan risiko interaksi obat dan menyebabkan ketidaksesuaian pemberian obat pada pasien gangguan kardiovaskular dengan menggunakan Beers Criteria 2023. Tujuan: Untuk mengetahui profil pasien, profil obat dan profil PIMs dengan gangguan kardovaskular yang masuk dalam kriteria Beers 2023 di Unit Rawat Inap RS Sardjito Tahun 2023. Metode: Penelitian ini dilakukan secara retrospektif pada pasien geriatri dengan metode analisis deskriptif. Data diambil dari rekam medis di Unit Rawat Inap RS Sardjito Yogyakarta tahun 2023. Analisis data menggunakan Beers Criteria 2023 dan pengolahan data dengan menggunakan Microsoft Excel ditampilkan dalam bentuk persentase. Hasil dan Kesimpulan: Penelitian ini melibatkan 45 pasien geriatri rawat inap RS Sardjito periode 2023. Data penelitian mayoritas laki-laki, berusia 60-74 tahun, memiliki penyakit penyerta adalah gagal ginjal akut dan kronis, dan periode rawat inap >7 hari. Penggunaan obat kardiovaskular pada kriteria 2 sebanyak 22 (36%) peresepan aspirin, kriteria 5 sebanyak 21 (34%) peresepan RAAS Inhibitor, dan kriteria 6 sebanyak 3 (5%) peresepan spironolakton. Serta, kerjadian PIMs yang terjadi pada kriteria 2 sebanyak 9 (56%) peresepan aspirin, kriteria 5 sebanyak 6 (85,71%) peresepan RAAS Inhibitor, dan kriteria 6 sebanyak 1 (100%) peresepan spironolakton.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By