Faktor Risiko Tingkat Stres Pada Tenaga Kesehatan di RSUD Saptosari
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Stres merupakan reaksi adaptasi manusia terhadap suatu perubahan dalam bentuk fisik maupun emosional. Penyebab dari stres mermacam-macam, mulai dari tekanan di tempat kerja, konflik interpersonal, kegagalan dalam mencapai tujuan, dan faktor lainnya. Riskesdas (2013) menyebutkan terdapat 14% dari total penduduk di Jakarta yang mengalami stres. Rumah sakit menjadi salah satu tempat bekerja yang menjadi pemicu stres pada tenaga kesehatan. Faktor seperti jam kerja, lama bekerja, dan tanggung jawab pekerjaan yang besar seringkali menjadi penyebab tenaga kesehatan mengalami stres. Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi faktor risiko yang yang berkontribusi pada tingkat stres tenaga kesehatan RSUD Saptosari sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan dan pengusrangan stres pada tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain
deskriptif analisis. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan cross- sectional. Variabel bebas pada penelitian ini adalah stresor dan variabel terikatnya
adalah tingkat stres pada tenaga kesehatan. Data di penelitian ini dianalisis menggunakan analisis univariat dengan tabel distribusi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil Penelitian: Penelitian ini mendapatkan sampel sebanyak 59 dan didapatkan hasil analisis univariat sebanyak 48 (81,4%) tenaga kesehatan mengalami stres akibat intersection stressor dan 45 (76,3%) tenaga kesehatan memiliki tingkat stres sedang. Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p-value 0,192 dengan koefisien korelasi 0,250. Hasil analisis z-score stresor pekerjaan dengan tingkat stres ringan didapatkan nilai 2,2. Simpulan: Hubungan antara stresor dengan tingkat stres pada tenaga kesehatan RSUD Saptosari tidak signifikan dan hubungan keduanya lemah. Tingkat stres ringan diiringi oleh stresor dari pekerjaan.