<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Konsumsi Kafein Terhadap Kejadian Nyeri Kepala Migrain: A Scoping Review

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Migrain merupakan jenis nyeri kepala primer yang ditandai dengan nyeri berdenyut di salah satu sisi kepala, sering disertai mual, muntah, dan sensitivitas terhadap cahaya atau suara. Kondisi ini dapat dipicu oleh faktor genetik, makanan tertentu seperti cokelat, kafein, serta zat aditif makanan. Kafein, yang umum ditemukan dalam kopi, teh, dan coklat, memiliki efek ganda, sebagai vasokonstriktor yang dapat mencetuskan migrain serta sebagai adjuvan yang meningkatkan efektivitas obat penghilang nyeri. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh konsumsi kafein terhadap kejadian nyeri kepala migrain. Metode Penelitian: Menggunakan metode Scoping Review yaitu menggabungkan beberapa bukti penelitian yang sesuai dengan proses pencarian PRISMA-ScR (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses extension for Scoping Reviews) yang didapatkan dari database PubMed, ProQuest, Scopus, Science Direct, dan Cochrane Library. Kriteria artikel kurun waktu 2014-2024, berbahasa Inggris atau berbahasa Indonesia dengan jenis penelitian klinis, baik dengan randomisasi, maupun tidak. Hasil: Berdasarkan hasil analisis terhadap 10 artikel, terdapat 8 artikel yang menunjukkan bahwa konsumsi kafein memberikan pengaruh sebagai pemicu nyeri kepala migrain bila dikonsumsi secara berlebihan dan/atau jika dihentikan secara mendadak sebagai efek dari Caffeine Withdrawal, serta terdapat 2 artikel yang menunjukkan bahwa konsumsi kafein justru memberikan pengaruh yang baik bagi kesehatan tubuh karena faktor anti inflamasi dan adjuvant nyeri kepala migrain. Kesimpulan: Scoping Review ini menunjukkan bahwa konsumsi kafein memiliki pengaruh yang bervariasi terhadap migrain, termasuk sebagai pemicu, efek samping penghentian, pereda, dan pencegah inflamasi. Pengaruh ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti dosis, komorbiditas, usia, jenis kelamin, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan variasi pengaruh kafein terhadap migrain.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By