Hubungan Antara Digital Fatigue dan Prokrastinasi Kerja di Era Remote Working
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Prokrastinasi kerja adalah kegiatan membuang-buang waktu atau menghabiskan waktu secara percuma sebelum deadline pekerjaan tiba. Salah satu faktor yang dianggap memengaruhi prokrastinasi kerja adalah digital fatigune. Salah satu dampak dari digital fatigue yang semakin diperhatikan adalah prokrastinasi kerja atau menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya dilakukan. Salah satu bentuk prokrastinasi kerja salah satunya adalah menghabiskan waktu berjam-jam untuk menjelajahi internet. Dalam hal ini, prokrastinator yang berusaha menghindari ketegangan berusaha untuk mencari hiburan yang dapat meredakan ketegangan atau bahkan kecemasannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prokrastinasi kerja dan digital fatigue pada remote worker. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan positif antara prokrastinasi kerja dan digital fatigue pada remote worker, yang berarti Hipotesis tersebut diterima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, dengan melibatkan sebanyak 57 remote worker. Instrumen yang digunakan adalah Procrastion at Work Scale (PAWS) versi adaptasi Wijaya dan Tondok (2024) untuk mengukur kontrol diri, serta Fatigue Assesment Scale (FAS) versi adaptasi bahasa Indonesia oleh Zuraida dan Chie (2014) untuk mengukur digital fatigue. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi Spearman Rank sebesar r = 0,560 dengan p = 0,000.