Formulasi Strategi Adopsi Aplikasi Digital Pemerintah oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Umkm) Berdasarkan Faktor-faktor Kesiapan dan Segmentasi K-Means Clustering
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia karena mampu menyerap tenaga kerja, mendorong pemerataan pendapatan, dan berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto. Namun, di era Revolusi Industri 4.0, UMKM menghadapi tantangan besar dalam beradaptasi terhadap perkembangan teknologi digital seperti kecerdasan buatan dan Internet of Things. Pemerintah berupaya mendorong transformasi digital melalui berbagai program, salah satunya aplikasi “CariAku” yang diluncurkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman pada tahun 2019 untuk membantu promosi produk UMKM lokal. Meski demikian, tingkat adopsi dan pemanfaatan aplikasi tersebut di kalangan pelaku UMKM masih belum diketahui secara pasti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kecenderungan pelaku UMKM dalam mengadopsi aplikasi digital berdasarkan tiga konstruk dari model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2), yaitu Facilitating Conditions, Habit, dan Price Value. Data dianalisis menggunakan metode K-means clustering, diawali dengan membentuk cluster optimal menggunakan metode elbow didapatkan hasil cluster optimal k=3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cluster 1 (Transisional) mencakup pelaku UMKM yang mulai memahami manfaat aplikasi digital namun masih menghadapi keterbatasan dalam infrastruktur dan literasi digital. Cluster 2 (Progresif) terdiri dari pelaku UMKM yang telah aktif memanfaatkan teknologi digital dalam proses bisnis dan memiliki kebiasaan positif terhadap penggunaan aplikasi. Sementara itu, Cluster 3 (Resisten) mencerminkan kelompok pelaku UMKM yang belum tertarik atau masih enggan mengadopsi aplikasi digital karena kurangnya pemahaman serta persepsi bahwa biaya dan usaha yang dibutuhkan tidak sebanding dengan manfaatnya. Berdasarkan hasil pengelompokan tersebut, penelitian ini juga merumuskan formulasi strategi yang relevan untuk meningkatkan adopsi aplikasi digital di kalangan UMKM.