Strategi Kesiapan UMKM dalam Menghadapi Kemajuan Teknologi Terhadap Aplikasi Digital Berdasarkan Model UTAUT2 menggunakan Metode Hierachical Clustering
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat daya saing usaha. Namun, tingkat adopsi aplikasi digital di kalangan UMKM masih belum merata, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipengaruhi oleh perbedaan literasi digital, kesiapan teknologi, serta persepsi terhadap manfaat dan kemudahan penggunaan aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan digital UMKM dalam mengadopsi aplikasi digital pendukung usaha serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan teknologi berdasarkan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model UTAUT2 yang mencakup tujuh konstruk utama, yaitu performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, hedonic motivation, price value, dan habit. Selanjutnya, metode Agglomerative Hierarchical Clustering diterapkan untuk mengelompokkan pelaku UMKM berdasarkan kesamaan persepsi dan perilaku penggunaan aplikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya beberapa cluster UMKM dengan karakteristik kesiapan digital yang berbeda, mulai dari kelompok dengan tingkat kesiapan tinggi, sedang, hingga rendah. Setiap cluster memiliki faktor pendorong dan hambatan adopsi teknologi yang berbeda, sehingga membutuhkan strategi pendampingan dan pengembangan yang spesifik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan, program pelatihan, dan strategi pengembangan UMKM berbasis data yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan inklusif dalam mendukung transformasi digital UMKM.