<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Verifikasi Metode Analisis Aspartam dan Asesulfam-K Secara Simultan pada Produk Minuman Teh dalam Kemasan dengan Metode KCKT-UV

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Metode Kromatografi Cair Kerja Tinggi (KCKT) merupakan metode yang direkomendasikan oleh British Standard (BS EN) untuk menganalisis aspartam dan asesulfam-K dalam campuran makanan dan minuman karena memiliki daya pemisahan yang baik, cepat, selektif dan sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk verifikasi metode analisis dan menetapkan kadar pemanis aspartam dan asesulfam-K pada produk minuman teh dalam kemasan. Sistem kromatografi menggunakan pemisahan fase terbalik (reversed phase), kolom C18 (10 μm; 300 mm x 3,9 mm), kecepatan alir 1 mL/menit, fase gerak buffer fosfat : asetonitril 80:20, dan detektor UV-Vis dengan panjang gelombang 220 nm. Linieritas kurva baku yang dihasilkan untuk masing-masing pemanis menunjukkan nilai yang baik (r > 0,99). Metode analisis yang digunakan menunjukkan akurasi dan presisi yang baik, ditunjukkan dengan persen recovery pada rentang 93,77-99,66%, sedangkan nilai simpangan baku relatif yang dihasilkan untuk masing-masing pemanis adalah 0,76% dan 0,43%. Batas deteksi untuk aspartam dan asesulfam-K adalah 2,63 ppm dan 1,67 ppm, sedangkan batas kuantitasi masing-masing pemanis 7,98 ppm dan 5,05 ppm. Kadar pemanis yang diperoleh dalam sampel minuman teh dalam kemasan sebesar 31,38 mg/kg produk untuk aspartam dan 90,85 mg/kg produk untuk asesulfam-K. Kadar pemanis yang diperoleh tidak melebihi batas maksimal yang ditetapkan oleh Badan POM yaitu 500 mg/kg produk.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By