Optimasi Dan Pengembangan Nanocarrier AuNP Siprofloksasin dan Potensinya sebagai Antibakteri pada Staphylococcus Aureus
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: Staphylococcus aureus dan Methicillin-resistant Staphylococcus aureus merupakan patogen dengan tingkat resistensi tinggi terhadap berbagai antibiotik, termasuk siprofloksasin. Penggunaan nanopartikel emas (AuNP) sebagai nanocarrier berpotensi meningkatkan efektivitas penghantaran obat. Konjugasi AuNP-siprofloksasin diharapkan mampu memberikan aktivitas antibakteri yang lebih optimal terhadap Staphylococcus aureus dan MRSA.
Tujuan: Mengetahui sintesis, karakterisasi, dan evaluasi potensi AuNP- siprofloksasin sebagai upaya meningkatkan aktivitas antibiotik dalam mengatasi
infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan MRSA. Metode: Nanopartikel emas (AuNP) disintesis menggunakan metode Turkevich dengan karakterisasi meliputi panjang gelombang maksimum, ukuran partikel, zeta potensial, dan identifikasi gugus fungsi. Evaluasi aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode mikrodilusi cair dengan menghitung persentase penghambatan untuk memperoleh nilai MIC serta hasil pengujian dianalisis secara statistik menggunakan t-test. Hasil: Nanopartikel emas–siprofloksasin yang dihasilkan memiliki karakteristik panjang gelombang maksimum 539 nm, ukuran partikel 67,93 ± 0,67 nm, zeta potensial -29,60 ± 0,14 mV, dan spektrum FTIR menunjukkan keberhasilan interaksi antara AuNP dengan siprofloksasin. AuNP-sipro menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih tinggi dengan peningkatan persentase penghambatan yang signifikan (≤ 0,05) terhadap Staphylococcus aureus dan MRSA, serta memiliki nilai MIC sebesar 0,05295 ppm terhadap Staphylococcus aureus dan 0,0624 ppm terhadap MRSA yang tergolong sensitif menurut CLSI sehingga berpotensi menurunkan risiko resistensi antibiotik. Kesimpulan: Nanopartikel emas–siprofloksasin dengan matode Turkevich mampu meningkatkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan MRSA.