<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Penggunaan Obat Golongan Proton Pump Inhibittor (Ppi) Di Rs Pku Muhammadiyah Gamping

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Obat golongan Proton Pump Inhibitor menjadi salah satu obat yang paling umum diresepkan di RS PKU Muhammadiyah Gamping sehingga peneliti tertarik untuk melaukukan evaluasi terkait penggunaan obat golongan PPI. Evaluasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah profil penggunaan obat golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) meliputi nama obat, dosis, durasi pemberian dan bentuk sediaan dan evaluasi kesesuaian terapi yang dilakukan berupa kesesuaian indikasi, kesesuaian pasien, kesesuaian jenis obat, kesesuaian dosis, kesesuaian cara pemberian, dan kesesuaian waktu pemberian di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan obat PPI dan kesesuaian terapi obat golongan PPI pada pasien rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini merupakan penelitian noneksperimental yang bersifat deskriptif dengan desain potong lintang. Pengumpulan

data melalui data sekunder yaitu rekam medis pasien secara retrospektif, melibatkan

200 rekam medis pasien pada bulan Januari-Februari 2020 di instalasi rawat inap.

Hasil penelitian menunjukkan diagnosis tertinggi penggunaan obat golongan PPI

yakni dispepsia (48%), Gastritis erosive (2,5%), GERD (Gastroesophageal Reflux

Disease)

(2,5%), Gastritis akut (0,5%), Terapi preventif potensi efek samping NSAID (7%), dan Indikasi lain (39,5%). Obat golongan PPI yang digunakan di RS PKU Muhammadiyah Gamping adalah pantoprazol injeksi 40mg, lansoprazol tablet 30mg, dan lansoprazol injeksi 30mg. Pasien yang menggunakan obat golongan PPI terbanyak pada jenis kelamin perempuan (51%) dan laki-laki (49%). Usia pasien terbanyak yang menggunakan obat golongan PPI pada usia 46 hingga 65 tahun dengan persentase 38,5%. Pasien dengan lama rawat inap terbanyak adalah 1-3 hari dengan persentase 69%. Kesesuaian terapi tepat indikasi 100%, kesesuaian pasien 100%, kesesuaian obat 100%, kesesuaian dosis 100%, kesesuaian cara pemberian 100%, dan kesesuaian waktu pemberian 100%.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By